🏛️
PerpusDig Sriwidadi
Desa Sriwidadi
PROKER KKN '26
📦Rak Offline
Sistem Perpustakaan Aktif

Jendela Pengetahuan Desa

Eksplorasi ribuan karya dan bangun masa depan melalui keajaiban membaca di Desa Sriwidadi.

🔍
📑
✨
📚

Total Koleksi

241 Buku

👁️

Total Pembaca

3797 Kali

🏛️

Lokasi Layanan

Desa Sriwidadi

📚 Koleksi Terbaru

Menampilkan 241 buku ditemukan berdasarkan pencarian Anda.

NOVELET MISTERI RUMAH TUA DI UJUNG DESA
Buka Detail ↗

NOVELET MISTERI RUMAH TUA DI UJUNG DESA

Buku Anak

✏️ Slamet Riyadi

👁️ 12

SINOPSIS SINGKAT Raka, remaja 16 tahun dari Jakarta, terpaksa pindah ke Desa Tanah Lenyap yang terpencil dan misterius. Di sana, ia tertarik pada sebuah rumah tua angker di ujung desa yang konon dihuni oleh cahaya misterius yang tak pernah padam selama puluhan tahun. Bersama teman barunya, Joko, serta Pras dan Aria, Raka memulai petualangan untuk mengungkap rahasia di balik rumah tua tersebut. Mereka menemukan lorong bawah tanah, buku harian kuno, dan kerangka manusia yang ternyata adalah jenazah Pak Surya—seorang guru yang hilang 35 tahun lalu bersama istrinya. Penyelidikan membawa mereka pada konspirasi besar: korupsi tanah, penculikan, dan pembunuhan yang melibatkan pejabat desa hingga keturunan bangsawan penguasa gelap. Dengan keberanian dan persahabatan, mereka berhasil mengungkap kebenaran yang terkubur, mengembalikan keadilan, dan mengubah desa terpencil menjadi tempat yang damai dan penuh harapan. Novel ini mengangkat tema keberanian, persahabatan, dan perjuangan melawan ketidakadilan, dengan latar misteri dan petualangan yang memikat.

"

Membaca adalah tiket gratis untuk keliling dunia tanpa harus melangkah keluar dari desa.

🎓 Proker KKN 2026

Sistem Informasi Perpustakaan Digital, dedikasi mahasiswa untuk memajukan literasi warga Desa Sriwidadi.

Dibuat dengan ❤️ di tahun 2026© Perpustakaan Digital Desa Sriwidadi. All Rights Reserved.
Mulai Membaca
NOVELET MISTERI PENUNGGU BERINGIN TUA
Buka Detail ↗

NOVELET MISTERI PENUNGGU BERINGIN TUA

Fiksi & Sastra

✏️ Slamet Riyadi

👁️ 10

SINOPSIS SINGKAT Kisah berawal dari sebuah pohon beringin tua di samping Kantor Desa Awan Biru yang selama 40 tahun dianggap angker oleh warganya. Saat Arjuna, kepala desa baru yang penuh semangat modernisasi, memutuskan membangun kantor desa baru di lokasi yang sama, misteri lama mulai terbongkar. Seorang pegawai desa bernama Joko menemukan buku harian kuno milik Saraswati, seorang gadis desa yang hilang pada tahun 1970. Bersama Titik, seorang staf administrasi yang memiliki kepekaan terhadap hal-hal gaib, mereka mulai menyelidiki kebenaran di balik hilangnya Saras dan 24 perempuan lainnya. Ternyata, di balik kemakmuran Desa Awan Biru selama puluhan tahun, terdapat ritual kejam yang dilakukan di bawah beringin tersebut—pengorbanan hidup-hidup terhadap 25 gadis desa, yang dipimpin oleh Mbah Joyo, kakek buyut Arjuna sendiri. Saras adalah korban terakhir. Dengan keberanian dan tekad, Joko, Titik, Arjuna, dan warga desa berjuang mengungkap kebenaran, melawan tekanan dari keluarga Mbah Joyo yang ingin mengubur rahasia selamanya, dan mengadakan upacara pelepasan arwah untuk 25 korban. Mereka mendirikan Taman Pengakuan sebagai monumen pengingat. Novel ini adalah perjalanan tentang keberanian mengakui dosa masa lalu, rekonsiliasi dengan sejarah kelam, dan kekuatan kebenaran yang pada akhirnya membawa kedamaian—baik bagi yang hidup maupun yang telah tiada. "Dosa yang dikubur akan terus menunggu. Hingga ada yang berani mengakui."

Mulai Membaca
NOVELET MISTERI KANTOR DESA AWAN BIRU
Buka Detail ↗

NOVELET MISTERI KANTOR DESA AWAN BIRU

Pendidikan & Ilmu Pengetahuan

✏️ Slamet Riyadi

👁️ 10

SINOPSIS SINGKAT Kisah tentang sekelompok mahasiswa KKN yang datang ke Desa Awan Biru dan menemukan bangunan kantor desa tua yang selama 40 tahun dianggap angker oleh warganya. Di balik suara-suara misterius, pintu yang bergerak sendiri, air yang berkurang, dan bayangan-bayangan menakutkan, para mahasiswa—dipimpin oleh Jery, Dina (ahli fisika), Bambang (ahli multimedia), dan Amat Junior (pemburu konten)—memutuskan untuk menyelidiki secara ilmiah. Melalui serangkaian eksperimen sederhana, pengamatan, dan keberanian menghadapi ketakutan, mereka mengungkap bahwa semua fenomena aneh tersebut berasal dari penyebab yang sangat logis: tekanan udara dan hembusan angin yang mendorong pintu, pemuaian kayu dan paku longgar yang menimbulkan suara "tek-krek", koloni tikus di loteng yang suaranya bergema di lorong, evaporasi air akibat aliran udara, instalasi listrik usang, serta ilusi optik dari pantulan cahaya. Yang paling menarik, mereka menemukan bahwa ketakutan warga justru lebih besar dari sumbernya—sebuah siklus sugesti kolektif yang diwariskan turun-temurun sejak kisah Pak Jaya 40 tahun lalu. Novel ini bukan sekadar cerita misteri, tetapi juga perjalanan tentang bagaimana sains dan logika dapat mengalahkan mitos dan ketakutan irasional, serta bagaimana sekelompok anak muda berhasil mengubah cara pandang satu desa dengan keberanian untuk mencari tahu. "Ketakutan sering lahir dari ketidaktahuan. Tetapi ilmu pengetahuan selalu memberi cahaya untuk melihat kebenaran."

Mulai Membaca
NOVEL MISTERI HUTAN LARANGAN
Buka Detail ↗

NOVEL MISTERI HUTAN LARANGAN

Fiksi & Sastra

✏️ Slamet Riyadi

👁️ 8

Sinopsis Singkat Di Desa Awan Biru, terdapat satu tempat yang paling ditakuti: Hutan Larangan. Selama puluhan tahun, tidak ada yang berani melangkah masuk—sampai suatu malam, Pak Darma, seorang pria tua desa, ditemukan sekarat di pinggir hutan dengan luka-luka di sekujur tubuh dan ketakutan yang tak terkatakan di matanya. Sebelum meninggal, ia berbisik: "Jangan... masuk ke dalam hutan..." Namun kata-kata itu justru membangkitkan rasa ingin tahu tiga sahabat: Amat Junior, pemuda pendiam dengan naluri tajam; Raka, pemberani nekat yang selalu haus tantangan; dan Camelia, gadis cerdas yang menjadi penyeimbang di antara mereka. Bersama selembar peta tua yang ditemukan dari genggaman Pak Darma, mereka memutuskan untuk melanggar larangan dan memasuki hutan. Di dalam, mereka menemukan lebih dari sekadar misteri—mereka menemukan pohon bercahaya yang menjadi sumber kehidupan desa, ukiran-ukiran kuno yang menceritakan legenda penjaga, dan rahasia yang dijaga selama berabad-abad. Namun mereka tidak sendirian. Sekelompok orang asing dengan ambisi gelap juga memburu rahasia yang sama. Perjalanan mereka menjadi ujian persahabatan, keberanian, dan pengorbanan. Akankah mereka berhasil menjaga warisan yang telah dipercayakan kepada mereka? Ataukah keserakahan akan menghancurkan segalanya?

Mulai Membaca
SI KANCIL , KUPU-KUPU DAN LABA-LABA
Buka Detail ↗

SI KANCIL , KUPU-KUPU DAN LABA-LABA

Buku Anak

✏️ Slamet Riyadi

👁️ 10

Sinopsis Singkat: Pada suatu hari, Kancil, Kupu-kupu, dan Laba-laba bertemu di hutan. Mereka saling berbincang dan masing-masing menceritakan kesulitan mereka dalam mencari makanan. Laba-laba mengeluh jaringnya jarang menangkap serangga, Kancil mengeluh sulit menemukan daun dan buah segar, sedangkan Kupu-kupu mengeluh kesulitan mencari bunga segar saat musim gugur tiba. Namun, mereka saling menyemangati bahwa meskipun sulit, mereka harus tetap berusaha mencari makanan setiap hari tanpa mengeluh. Setelah berbincang, mereka pun berpisah dan melanjutkan aktivitas masing-masing dengan ceria dan bahagia. Pesan Moral: Jangan iri terhadap kondisi orang lain karena setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kesulitannya masing-masing. Bersyukurlah atas apa yang kita miliki, karena dengan bersyukur hidup akan lebih bahagia dan rezeki pun akan bertambah.

Mulai Membaca
SI KANCIL NYOLONG TIMUN
Buka Detail ↗

SI KANCIL NYOLONG TIMUN

Buku Anak

✏️ Slamet Riyadi

👁️ 11

Sinopsis Singkat: Di sebuah desa, hiduplah Pak Tani yang memiliki kebun timun luas dan lebat. Namun, kebunnya sering menjadi sasaran pencurian oleh Kancil yang cerdik dan suka timun segar. Suatu hari, saat Kancil sedang asyik mencuri timun, Pak Tani melihatnya dan menyiapkan perangkap berupa lubang yang ditutupi timun. Kancil pun terperosok ke dalam perangkap tersebut. Saat tertangkap, Kancil mengakui kesalahannya dan meminta maaf karena kelaparan. Pak Tani yang bijaksana memberi kesempatan kedua dengan syarat Kancil berjanji tidak akan mencuri lagi dan mencari makanan dengan cara jujur. Kancil pun berjanji dan sejak saat itu tidak pernah mencuri lagi. Bahkan, jika lapar, ia datang dengan sopan meminta timun dan Pak Tani dengan senang hati memberikannya. Mereka pun hidup berdampingan dengan damai. Pesan Moral: Kejujuran dan kerja keras lebih penting daripada jalan pintas yang tidak benar, dan setiap orang bisa berubah jika diberi kesempatan kedua.

Mulai Membaca
SI KANCIL DAN KELINCI
Buka Detail ↗

SI KANCIL DAN KELINCI

Buku Anak

✏️ Slamet Riyadi

👁️ 9

Sinopsis Singkat: Kelinci sangat suka makan wortel dan sayuran, tetapi ia tidak pernah membersihkan gigi setelah makan. Kancil sebagai sahabatnya sudah sering mengingatkan, tetapi Kelinci selalu mengabaikan nasihat itu karena menganggap wortel aman untuk giginya. Beberapa hari kemudian, Kelinci mengalami sakit gigi yang sangat ngilu hingga tidak bisa makan, meskipun perutnya lapar. Melihat sahabatnya menderita, Kancil membawa Kelinci ke rumah Kura-kura untuk berobat. Kura-kura memeriksa dan menjelaskan bahwa sisa makanan yang menempel di gigi dapat menyebabkan lubang dan rasa sakit. Kelinci pun menyadari kesalahannya dan berjanji akan rajin membersihkan gigi. Setelah itu, giginya pulih dan ia kembali ceria seperti sedia kala. Pesan Moral: Nasihat yang baik dari sahabat sebaiknya didengarkan, dan jagalah kebersihan gigi dengan rajin membersihkannya setiap hari agar terhindar dari sakit gigi.

Mulai Membaca
SI KANCIL DAN SERIGALA
Buka Detail ↗

SI KANCIL DAN SERIGALA

Buku Anak

✏️ Slamet Riyadi

👁️ 10

Sinopsis Singkat: Kisah ini menceritakan tentang seekor Serigala lapar yang hendak memangsa Kancil. Saat akan ditangkap, Kancil yang cerdik tak tinggal diam. Ia pun menggunakan akalnya dengan mengatakan bahwa ada Serigala lain yang lebih gagah dan mengaku sebagai Raja Hutan, serta menantang Serigala untuk mengalahkannya. Kancil membawa Serigala ke sebuah sumur dan mengatakan bahwa "Raja Hutan" itu tinggal di dalamnya. Saat Serigala melihat bayangannya sendiri di air sumur, ia mengira itu adalah musuhnya. Karena marah, Serigala langsung melompat ke dalam sumur dan akhirnya tenggelam, sementara Kancil selamat dan melanjutkan perjalanan dengan gembira. Pesan Moral: Gunakan akal pikiran untuk menghadapi setiap masalah dan jangan mudah menyerah, karena setiap masalah pasti ada solusinya.

Mulai Membaca
← SebelumnyaHalaman 16 dari 31Berikutnya →