🏛️
PerpusDig Sriwidadi
Desa Sriwidadi
PROKER KKN '26
📦Rak Offline
Sistem Perpustakaan Aktif

Jendela Pengetahuan Desa

Eksplorasi ribuan karya dan bangun masa depan melalui keajaiban membaca di Desa Sriwidadi.

🔍
📑
✨
📚

Total Koleksi

213 Buku

👁️

Total Pembaca

1120 Kali

🏛️

Lokasi Layanan

Desa Sriwidadi

📚 Koleksi Terbaru

Menampilkan 213 buku ditemukan berdasarkan pencarian Anda.

BUKU KEPEMIMPINAN VISIONER
Buka Detail ↗

BUKU KEPEMIMPINAN VISIONER

Pendidikan & Ilmu Pengetahuan

✏️ Slamet Riyadi

👁️ 4

SINOPSIS BUKU PEMIMPIN YANG VISIONER: Membangun Visi, Menjalankan Regulasi, dan Menghadirkan Dampak Nyata Buku ini mengupas tuntas esensi kepemimpinan visioner sebagai jawaban atas tantangan perubahan zaman yang semakin kompleks, cepat, dan dinamis. Di tengah era digital yang penuh disrupsi, tuntutan transparansi publik, serta krisis kepemimpinan di berbagai lini, penulis mengajak pembaca untuk memahami bahwa kepemimpinan masa depan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan administratif atau penguasaan teknis semata—tetapi membutuhkan kemampuan melihat jauh ke depan, merumuskan arah strategis, dan menggerakkan perubahan secara bertanggung jawab. Melalui 11 bab yang sistematis, buku ini membahas secara komprehensif mulai dari latar belakang urgensi kepemimpinan visioner, pengertian dan hakikatnya, karakter serta ciri-ciri yang harus dimiliki, hingga pola pikir dan sikap mental yang mendasari seorang pemimpin visioner. Penulis menekankan bahwa visi bukan sekadar slogan atau pernyataan normatif, melainkan kompas yang menuntun seluruh kebijakan dan tindakan organisasi. Buku ini juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara inovasi dan kepatuhan terhadap regulasi serta etika kepemimpinan. Pemimpin visioner tidak boleh mengabaikan aturan demi ambisi—sebaliknya, ia harus menjadi teladan dalam menjalankan visi di dalam koridor hukum yang berlaku, dengan mengedepankan integritas, transparansi, dan akuntabilitas. Visi tanpa integritas akan melahirkan ketimpangan, sementara kepatuhan tanpa visi hanya akan menghasilkan stagnasi. Pada bagian implementasi, penulis memberikan panduan praktis tentang bagaimana menerjemahkan visi ke dalam program strategis, menyusun indikator keberhasilan, mengelola sumber daya secara efektif, serta melakukan monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan. Tidak hanya berhenti pada aspek teknis, buku ini juga membahas tantangan dan hambatan yang sering dihadapi—resistensi internal, keterbatasan anggaran, konflik kepentingan, dan tekanan politik—serta strategi konstruktif untuk mengatasinya. Dampak kepemimpinan visioner dirasakan tidak hanya dalam organisasi—melalui penguatan sistem, peningkatan profesionalisme, dan budaya kerja produktif—tetapi juga terhadap masyarakat luas melalui peningkatan pelayanan, kesejahteraan, serta kepercayaan publik yang semakin kokoh. Pada akhirnya, buku ini menegaskan bahwa warisan terbesar seorang pemimpin visioner bukanlah capaian selama masa jabatan, melainkan sistem, nilai, dan generasi penerus yang mampu melanjutkan perjuangan menuju masa depan yang lebih baik. Ditulis dengan gaya bahasa yang komunikatif, kaya akan contoh konkret, dan relevan dengan konteks keindonesiaan, buku ini menjadi bacaan penting bagi para pemimpin, calon pemimpin, aparatur pemerintahan, pengelola organisasi, mahasiswa, serta siapa pun yang memiliki tanggung jawab memimpin—baik dalam skala kecil maupun besar. Sebab, pada hakikatnya, setiap individu adalah pemimpin bagi dirinya sendiri, keluarga, dan komunitasnya. "Kepemimpinan bukan tentang kekuasaan, tetapi tentang pengabdian. Bukan tentang menjadi pusat perhatian, melainkan tentang menjadi sumber arah."

"

Membaca adalah tiket gratis untuk keliling dunia tanpa harus melangkah keluar dari desa.

🎓 Proker KKN 2026

Sistem Informasi Perpustakaan Digital, dedikasi mahasiswa untuk memajukan literasi warga Desa Sriwidadi.

Dibuat dengan ❤️ di tahun 2026© Perpustakaan Digital Desa Sriwidadi. All Rights Reserved.
Mulai Membaca
NOVEL MAHLIGAI BIRU
Buka Detail ↗

NOVEL MAHLIGAI BIRU

Fiksi & Sastra

✏️ Slamet Riyadi

👁️ 10

Sinopsis Singkat Novel ini mengisahkan perjalanan cinta rumit Arga Pradipta, seorang pemuda dari Desa Sukamerta yang terjebak dalam obsesi memiliki dua perempuan idaman sekaligus. Di satu sisi, ia jatuh cinta pada Nadira Maheswari, gadis cantik dan kaya dari Desa Arum Sari. Di sisi lain, ia juga terpikat pada Aisyah Nuraini, gadis saleh dan sederhana dari Desa Tegal Wangi. Dengan memanfaatkan dua nama yang dimilikinya—Arga dan Pradipta—ia menjalani hubungan dengan kedua perempuan itu secara bersamaan. Strategi ini berjalan cukup lama hingga akhirnya terbongkar saat kedua keluarga bersiap mengadakan pernikahan di bulan yang sama. Arga pun terpaksa memilih salah satu, dan ia memilih Aisyah, meninggalkan Nadira dengan hati hancur. Lima tahun kemudian, pernikahan Arga dan Aisyah diuji oleh musibah: Aisyah didiagnosis menderita kanker rahim dan tidak bisa memiliki anak. Dalam pengorbanan terbesarnya, Aisyah justru merelakan Arga menikah lagi agar ia tidak kehilangan masa depan. Takdir membawa Arga kembali bertemu dengan Nadira, yang hingga lima tahun belum juga menikah karena hatinya masih terpaut pada Arga. Arga pun menikahi Nadira, dan mereka menjalani kehidupan poligami yang penuh lika-liku hingga akhirnya Aisyah meninggal dengan tenang. Kisah berakhir dengan lahirnya anak pertama Arga dan Nadira, yang mereka beri nama Aisy—sebagai penghormatan kepada Aisyah. Novel ini adalah kisah tentang cinta, pengorbanan, takdir, dan bagaimana cinta sejati tidak selalu tentang memiliki, tapi juga tentang melepaskan demi kebahagiaan orang yang dicintai.

Mulai Membaca
NOVEL CATATAN KECIL SANG ARJUNA
Buka Detail ↗

NOVEL CATATAN KECIL SANG ARJUNA

Fiksi & Sastra

✏️ Slamet Riyadi

👁️ 4

Sinopsis Singkat Novel ini mengisahkan perjalanan hidup Arjuna, seorang anak desa dari Desa Awan Biru yang terlahir dari ramalan sederhana seorang sopir truk: "Anak ini kelak akan menjadi kepala desa." Sejak kecil, Arjuna menunjukkan minat besar pada pemerintahan desa dengan sering mengikuti kakeknya, Amat, yang bekerja sebagai admin desa. Ia tumbuh dengan rasa ingin tahu yang tinggi, rajin membaca, dan memiliki jiwa kepemimpinan alami. Persahabatannya dengan Hidayat, Herman, Nadya, Naila, Juana, dan Dadang membentuk karakternya. Di bangku SMA, ia bertemu dengan Kirana, gadis pindahan dari kota yang kelak menjadi pendamping hidupnya. Cinta mereka tumbuh di tengah perjuangan mengikuti pemilihan OSIS, ujian jarak jauh saat kuliah, dan berbagai konflik yang menguji kesetiaan. Setelah lulus kuliah, Arjuna memilih pulang ke desa, meninggalkan tawaran pekerjaan di kota demi mengabdi pada kampung halaman. Ia menikahi Kirana, yang juga memilih menjadi guru di desa. Arjuna lalu mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Awan Biru dan terpilih. Selama 12 tahun memimpin (dua periode), ia menghadapi berbagai tantangan: banjir, pandemi, fitnah, hingga konflik sosial. Namun dengan integritas, kerja keras, dan dukungan warga, ia berhasil memajukan desa melalui program digitalisasi, ketahanan pangan, dan pengembangan wisata. Kisah ini diakhiri dengan Arjuna yang pensiun dengan damai, meninggalkan warisan kepemimpinan yang dilanjutkan oleh putranya, Bima. Novel ini adalah tentang pengabdian, cinta pada tanah kelahiran, dan bagaimana seorang pemimpin sejati lahir dari ketulusan melayani, bukan dari kekuasaan.

Mulai Membaca
NOVEL JURAGAN KODOK
Buka Detail ↗

NOVEL JURAGAN KODOK

Fiksi & Sastra

✏️ Slamet Riyadi

👁️ 3

Sinopsis Singkat Junet, seorang pemuda Desa Sungai Rintik, sangat membenci suara kodok di rawa belakang rumahnya yang mengganggu tidurnya setiap malam. Namun, hidupnya berubah drastis ketika ia mengetahui bahwa daging kodok memiliki harga jual yang tinggi di kota. Berawal dari iseng dan kebutuhan ekonomi, Junet memulai usaha menangkap dan menjual kodok. Usahanya berkembang pesat, dan ia pun dijuluki "Juragan Kodok" oleh warga desa. Keberhasilan ini membawa berkah berupa uang, tetapi juga memicu iri hati, terutama dari sahabat lamanya, Dahlan. Konflik semakin memanas ketika populasi kodok di sawah menurun drastis, disusul serangan hama yang merusak tanaman padi warga. Junet dituding sebagai biang kerok karena dianggap serakah. Di tengah tekanan warga, hubungannya dengan Jayanti, gadis yang ia sukai, juga mulai merenggang. Krisis mencapai puncaknya saat Junet dan warga menemukan bukti bahwa air sawah telah diracuni—sebuah sabotase yang sengaja dilakukan untuk menjatuhkannya. Dahlan terungkap sebagai pelaku, didorong oleh rasa iri dan dendam. Konflik puncak terjadi saat api membakar pinggir rawa, memaksa seluruh desa bersatu untuk memadamkannya. Setelah kebenaran terungkap, Junet memilih untuk tidak membalas dendam. Sebaliknya, ia memulai proses pemulihan: membersihkan sawah, memulihkan ekosistem, dan melepaskan kembali bibit kodok ke alam. Secara perlahan, suara kodok kembali menghiasi malam, menandakan bahwa alam dan kehidupan desa telah pulih. Junet pun belajar bahwa rezeki sejati bukan hanya uang, tetapi keseimbangan hidup, persahabatan yang tulus, dan cinta yang datang dari kesederhanaan.

Mulai Membaca
NOVEL MENGGAPAI MATAHARI
Buka Detail ↗

NOVEL MENGGAPAI MATAHARI

Fiksi & Sastra

✏️ Slamet Riyadi

👁️ 4

Sinopsis Singkat Novel ini mengisahkan perjalanan Rahmat Hidayat, seorang anak desa dari Desa Beringin Jaya yang terpencil dan tertinggal, yang bertekad untuk mengubah kampung halamannya. Sejak kecil, Rahmat telah melihat keterbelakangan desanya yang terjebak dalam ketakutan akan ritual adat, mitos leluhur, dan kepasrahan. Ia berani bertanya dan bermimpi, lalu bertekad untuk keluar dari desa dan menimba ilmu di kota. Setelah bertahun-tahun merantau dan kuliah, Rahmat kembali ke desa dengan membawa ilmu, teknologi, dan tekad membara. Namun, ia harus menghadapi penolakan keras dari tokoh-tokoh adat, sahabat yang berkhianat, dan warga yang takut akan perubahan. Di tengah perjuangan, ia ditemani oleh sahabat setia, Ajisaka dan Nurul, serta dukungan dari kekasihnya di kota, Yolanda. Dengan perlahan namun pasti, Rahmat membangun "Ruang Komunitas Digital", mengajarkan teknologi kepada anak muda, dan mengubah Sungai Bening menjadi destinasi wisata. Setelah kalah dalam Pilkades pertama, ia bangkit dan akhirnya terpilih menjadi Kepala Desa. Ia memimpin dengan integritas, melawan korupsi, dan memadukan tradisi leluhur dengan modernisasi. Kisah ini mencapai puncaknya saat Rahmat menyelesaikan masa jabatannya dengan sukses, meninggalkan desa yang telah berubah total. Dari desa yang terisolasi dan penuh ketakutan, Beringin Jaya kini menjadi contoh keberhasilan memadukan adat dan teknologi. Rahmat mewariskan semangat perubahan kepada generasi muda, membuktikan bahwa harapan dan kerja keras dapat menggapai matahari.

Mulai Membaca
NOVEL ROMANSA JANGAN NIKAHI GEBETANKU
Buka Detail ↗

NOVEL ROMANSA JANGAN NIKAHI GEBETANKU

Fiksi & Sastra

✏️ Slamet Riyadi

👁️ 4

Sinopsis Singkat Kayla Maharani, seorang mahasiswi Akuntansi, telah memendam cinta pada Rafa Wijaya, seorang mahasiswa Manajemen yang pernah menolongnya jatuh di lorong kampus. Selama tiga tahun, ia menyimpan perasaan itu dari kejauhan. Namun, dunia Kayla runtuh saat kakak perempuannya, Vira, dengan gembira mengumumkan pertunangannya dengan Rafa. Demi kebahagiaan kakak satu-satunya yang telah berkorban banyak untuknya, Kayla memilih diam dan menelan pil pahit. Keadaan semakin rumit ketika Rafa tinggal sementara di rumah mereka. Berada dalam satu atap memicu serangkaian drama, kecanggungan, dan momen-momen penuh perasaan antara Kayla dan Rafa. Di tengah kekacauan ini, Kayla dibantu oleh sahabatnya, Mona, untuk menjalani "Operasi Kupu-Kupu" guna mencari tahu keseriusan Rafa pada Vira. Novel ini mengikuti perjalanan Kayla dalam menghadapi cinta segitiga yang rumit, perjuangan mengorbankan perasaan pribadi demi keluarga, dan proses panjang untuk menerima kenyataan serta melangkah maju. Di sela-sela air mata dan tawa, ia bertemu dengan Dimas, rekan kerja yang baik dan sabar, yang perlahan membantunya menyembuhkan luka dan menemukan arti cinta yang baru. Kisah ini berakhir dengan Kayla yang akhirnya menemukan kebahagiaan sejatinya, bukan di masa lalu yang penuh bayang-bayang, tetapi di masa depan yang nyata dan tenang bersama Dimas.

Mulai Membaca
NOVEL PACARKU TENGIL
Buka Detail ↗

NOVEL PACARKU TENGIL

Fiksi & Sastra

✏️ Slamet Riyadi

👁️ 3

SINOPSIS SINGKAT Novel ini mengisahkan perjalanan cinta antara Wiwin, gadis pendiam yang baru pindah ke sebuah kampung, dan Wawan, pemuda paling tengil dan berisik yang menjadi biang kerok di lingkungan tersebut. Wawan dikenal sebagai anak kampung yang mulutnya lebih cepat dari pikirannya, suka bercanda kelewatan, dan selalu berada di tengah setiap keributan. Banyak yang menganggapnya sebagai masalah, namun Wiwin melihat sesuatu yang berbeda. Pertemuan pertama mereka terjadi saat Wiwin baru pindah dan motornya mogok—Wawan datang membantu sambil terus meledeknya dengan gaya khasnya. Awalnya Wiwin kesal, tetapi perlahan ia mulai menyadari bahwa di balik ketengilan Wawan, ada hati yang peduli dan keberanian yang jarang dimiliki orang lain. Wawan selalu menjadi orang pertama yang membantu warga yang kesulitan, membela yang lemah, dan menenangkan suasana ketika kampung mulai panas. Melalui perjalanan panjang yang penuh pertengkaran, salah paham, dan air mata, Wiwin belajar bahwa Wawan bukanlah orang jahat—ia hanya tidak pernah diajari cara menyampaikan kepedulian dengan lembut. Di balik sikap tengilnya, ada luka masa lalu: ayah yang pergi, masa kecil yang keras, dan kebiasaan menjadi pelindung bagi dirinya sendiri sejak kecil. Wawan pun berubah secara perlahan. Bukan menjadi pendiam, karena itu mustahil baginya. Ia tetap tengil, tetap berisik, tetapi mulai belajar kapan harus menahan diri, kapan harus serius, dan bagaimana menggunakan ketengilannya untuk melindungi orang lain daripada melukai mereka. Wiwin menjadi satu-satunya orang yang tidak berusaha mengubahnya total, melainkan mengarahkan kekacauannya menjadi kekuatan. Kisah mereka diwarnai oleh konflik dengan warga yang masih menganggap Wawan sebagai masalah, persaingan dengan pemuda lain yang lebih sopan, pertengkaran karena cemburu dan ego, hingga momen ketika Wiwin menangis karena ucapan Wawan yang terlalu kasar—yang menjadi titik balik Wawan untuk benar-benar belajar dewasa. Kampung kecil itu akhirnya menyadari bahwa Wawan bukanlah ancaman, melainkan aset berharga: sosok berisik yang membuat lingkungan terasa hidup dan hangat. Novel ini diakhiri dengan Wawan yang tetap tengil, tetapi kini ketengilannya memiliki arah dan tujuan. Wiwin tetap menjadi orang yang paling sabar menghadapinya. Mereka belajar bahwa cinta bukan tentang menemukan kesempurnaan, tetapi tentang bertahan dalam kekacauan, mengarahkannya menjadi harapan, dan menerima bahwa beberapa orang memang dilahirkan untuk menjadi gaduh—agar dunia tidak terasa terlalu dingin bagi orang lain.

Mulai Membaca
NOVEL PERMEN KARET DI CAR FREE DAY KAPUAS
Buka Detail ↗

NOVEL PERMEN KARET DI CAR FREE DAY KAPUAS

Fiksi & Sastra

✏️ Slamet Riyadi

👁️ 3

SINOPSIS SINGKAT Novel ini mengisahkan perjalanan cinta Herman, seorang pekerja kontraktor berusia 23 tahun yang belum pernah memiliki pacar, dan Amanda, gadis SMA yang dikenal paling galak di Kuala Kapuas. Semuanya bermula dari sebuah tantangan konyol di Car Free Day—Herman menempelkan permen karet rasa stroberi di baju olahraga putih Amanda. Perbuatan bodoh itu memicu kemarahan luar biasa dari Amanda yang merasa dipermalukan di depan umum. Herman, didorong oleh rasa bersalah dan rasa penasaran yang tumbuh, berusaha meminta maaf dengan berbagai cara. Teman-temannya membentuk "Tim STS" untuk membantunya, sementara Herman melancarkan puluhan "jurus cinta" yang sebagian besar berakhir dengan kegagalan memalukan. Dari puisi cinta, bunga mawar, tahu walik, jogging bersama, hingga menyanyikan lagu fals dengan gitar tiga senar di Dermaga Danau Mare—semua jurusnya gagal total. Namun di tengah kemarahannya, Amanda mulai merasakan sesuatu yang aneh. Herman yang terus berjuang meskipun ditolak mentah-mentah, yang rela berlutut di rumahnya dan mengorbankan harga diri demi meminta maaf, perlahan membuat dinding kebenciannya retak. Apalagi ketika Herman membantunya di saat-saat sulit, seperti ketika Amanda bertengkar dengan ayahnya dan menangis sendirian di Taman Hutan Kota. Hadangan datang dari berbagai sisi: Ragil, cowok playboy kaya raya yang juga mengejar Amanda, berusaha merebut hati Amanda dengan segala cara, termasuk mempengaruhi orang tuanya. Ibu Amanda melarang Herman mendekati putrinya karena status sosial yang tidak sepadan. Namun Herman tidak menyerah. Dengan dukungan sahabat-sahabatnya, ia terus berjuang—bekerja lebih keras, menabung, dan membuktikan bahwa ia layak untuk Amanda. Puncaknya adalah "jurus pamungkas"—Herman memilih diam dan memberi ruang bagi Amanda untuk menentukan pilihannya sendiri. Setelah dua minggu tanpa kabar, Amanda sadar bahwa ia benar-benar mencintai Herman. Mereka bersatu kembali, dan Herman mendapat waktu satu tahun dari ayah Amanda untuk membuktikan kesiapannya secara finansial. Satu tahun kemudian, Herman sukses membuktikan diri. Ia melamar Amanda di Dermaga Danau Mare, tempat pertama kali ia menyatakan cintanya dengan cara paling memalukan. Mereka menikah, memiliki anak bernama Karet (sebagai penghormatan pada permen karet yang mempertemukan mereka), dan menjalani kehidupan bahagia bersama teman-teman lama yang juga menemukan jodoh masing-masing. Kisah berakhir dengan Herman, Amanda, dan Karet yang masih setia hadir di Car Free Day setiap Minggu—mengingat bahwa cinta sejati bisa dimulai dari hal yang paling tidak terduga, bahkan dari sehelai permen karet yang lengket di baju orang yang paling dibenci.

Mulai Membaca
← SebelumnyaHalaman 15 dari 27Berikutnya →