🏛️
PerpusDig Sriwidadi
Desa Sriwidadi
PROKER KKN '26
📦Rak Offline
Sistem Perpustakaan Aktif

Jendela Pengetahuan Desa

Eksplorasi ribuan karya dan bangun masa depan melalui keajaiban membaca di Desa Sriwidadi.

🔍
📑
✨
📚

Total Koleksi

240 Buku

👁️

Total Pembaca

3707 Kali

🏛️

Lokasi Layanan

Desa Sriwidadi

📚 Koleksi Terbaru

Menampilkan 240 buku ditemukan berdasarkan pencarian Anda.

LEGENDA RAWA PENING
Buka Detail ↗

LEGENDA RAWA PENING

Sejarah & BudayaBuku Anak

✏️ SLAMET RIYADI

👁️ 25

SINOPSIS **Rawa Pening** adalah legenda Nusantara tentang **Baru Klinthing**, seorang anak misterius yang datang ke sebuah desa ketika masyarakat sedang mengadakan pesta besar. Dalam keadaan lapar, ia meminta sedikit makanan, tetapi justru dipandang rendah dan ditolak karena penampilannya yang sederhana. Perlakuan tersebut memunculkan konflik yang mengubah kehidupan seluruh desa. Sebuah peristiwa ajaib terjadi, air memancar dari tanah, dan desa perlahan berubah menjadi danau yang luas—**Rawa Pening**. Namun, kisah ini bukan sekadar cerita tentang keajaiban. Di baliknya terdapat drama tentang **kesombongan, ketidakadilan sosial, kemiskinan, empati, penyesalan, dan pengampunan**. Para tokohnya belajar bahwa kekayaan dan kedudukan tidak membuat seseorang lebih berharga daripada orang lain. Melalui kisah Baru Klinthing, pembaca diajak memahami pentingnya **menghormati sesama, berbagi kepada yang membutuhkan, rendah hati, bertanggung jawab atas tindakan, serta menjaga alam dan sumber kehidupan**. **Rawa Pening—sebuah legenda tentang bagaimana kesombongan dapat membawa kehancuran, tetapi juga bagaimana sebuah kesalahan dapat menjadi pelajaran bagi generasi berikutnya.**

"

Membaca adalah tiket gratis untuk keliling dunia tanpa harus melangkah keluar dari desa.

🎓 Proker KKN 2026

Sistem Informasi Perpustakaan Digital, dedikasi mahasiswa untuk memajukan literasi warga Desa Sriwidadi.

Dibuat dengan ❤️ di tahun 2026© Perpustakaan Digital Desa Sriwidadi. All Rights Reserved.
Mulai Membaca
LEGENDA DAMAR WULAN
Buka Detail ↗

LEGENDA DAMAR WULAN

Sejarah & BudayaBuku Anak

✏️ SLAMET RIYADI

👁️ 27

SINOPSIS **Damar Wulan** adalah legenda Jawa tentang seorang pemuda sederhana yang harus menghadapi gejolak besar di Kerajaan Majapahit. Ketika ancaman Menak Jingga dari Blambangan mengguncang kerajaan, Damar Wulan berani meninggalkan kehidupan sederhananya dan mengabdikan diri demi melindungi rakyat. Perjalanannya tidak mudah. Ia harus menghadapi **pertempuran, intrik istana, kecemburuan, pengkhianatan, dan cinta**. Di tengah perjuangan, Damar Wulan membuktikan bahwa seorang pahlawan tidak ditentukan oleh keturunan atau kedudukan, melainkan oleh keberanian, ketulusan, dan kesediaan berkorban. Namun kemenangan bukanlah akhir. Damar Wulan harus menghadapi pilihan sulit antara **membalas dendam atau mempertahankan kebenaran**, antara kekuasaan dan tanggung jawab, serta antara kepentingan pribadi dan keselamatan rakyat. **Legenda Damar Wulan** menghadirkan kisah penuh drama dan petualangan sekaligus mengajarkan nilai **keberanian, kesetiaan, cinta, kepemimpinan, tanggung jawab, kerja keras, dan pentingnya menggunakan kekuatan untuk melindungi, bukan menindas.**

Mulai Membaca
LEGENDA AJI SAKA
Buka Detail ↗

LEGENDA AJI SAKA

Sejarah & BudayaBuku Anak

✏️ SLAMET RIYADI

👁️ 26

SINOPSIS **Aji Saka** adalah legenda Jawa tentang seorang pemuda pemberani yang datang ke Medang Kamulan ketika rakyat hidup dalam ketakutan di bawah kekuasaan Raja Dewata Cengkar. Dengan kecerdasan, keberanian, dan kebijaksanaan, Aji Saka menghadapi sang raja tanpa mengandalkan kekuatan semata. Namun perjuangannya membawa konsekuensi besar ketika dua sahabat setianya, **Dora dan Sembada**, terjebak dalam konflik amanah yang berakhir tragis. Dari kemenangan, kehilangan, dan penyesalan itulah lahir sebuah warisan budaya yang dalam tradisi legenda Jawa dikaitkan dengan **Aksara Jawa (Carakan)**. Kisah ini bukan sekadar cerita tentang kerajaan dan peperangan, tetapi juga mengajarkan tentang **keberanian melawan ketidakadilan, kesetiaan, amanah, pentingnya komunikasi, kepemimpinan yang bijaksana, serta kewajiban menjaga ilmu dan budaya**. **Sebuah legenda Nusantara yang penuh drama, petualangan, pengorbanan, dan pesan edukatif untuk generasi masa kini.**

Mulai Membaca
LEGENDA TIMUN MAS
Buka Detail ↗

LEGENDA TIMUN MAS

Buku Anak

✏️ SLAMET RIYADI

👁️ 25

SINOPSIS **Timun Mas** adalah legenda tentang seorang gadis pemberani yang lahir secara ajaib dari sebuah mentimun emas dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang oleh Mbok Srini. Namun, kebahagiaan mereka tidak berlangsung selamanya. Sebuah janji lama kepada **Buto Ijo**, raksasa yang menginginkan Timun Mas, menjadi ancaman yang memaksa sang gadis menghadapi bahaya besar. Dengan keberanian, kecerdasan, dan empat benda ajaib pemberian seorang pertapa—**biji mentimun, jarum, garam, dan terasi**—Timun Mas berusaha menyelamatkan dirinya dari kejaran Buto Ijo. Perjalanan penuh ketegangan itu bukan sekadar tentang melarikan diri dari raksasa. Timun Mas belajar tentang **kasih sayang seorang ibu, keberanian menghadapi ketakutan, kecerdasan dalam memecahkan masalah, pentingnya meminta pertolongan, dan arti pantang menyerah**. **Sebuah legenda Nusantara yang penuh drama, petualangan, keajaiban, dan pesan edukatif untuk anak-anak dan keluarga.**

Mulai Membaca
CERPEN SI KANCIL DAN BUAYA
Buka Detail ↗

CERPEN SI KANCIL DAN BUAYA

Buku Anak

✏️ SLAMET RIYADI

👁️ 26

Sinopsis Singkat Si Kancil dan Buaya Kancil adalah binatang paling cerdik di hutan. Suatu hari, ia bersama sahabat-sahabatnya (Monyet, Gajah, Kelinci, dan Tikus) membantu keluarga Kambing yang kekurangan makanan dengan mencari buah-buahan. Di tengah perjalanan, Kancil kehausan dan menemukan sungai jernih. Ia juga melihat pohon berbuah merah ranum di seberang sungai yang sangat ia inginkan, tetapi arus sungai terlalu deras untuk diseberangi. Kancil lalu melihat seekor Buaya sedang berjemur di tebing. Ia pun menipu Buaya dengan mengatakan bahwa Raja Sulaiman mengundang semua buaya ke istana untuk pesta makanan dan pemberian hadiah. Buaya itu segera memanggil teman-temannya hingga terkumpul enam ekor buaya berbaris di sungai. Kancil berpura-pura menghitung mereka sambil menginjak punggung buaya satu per satu sambil bernyanyi, hingga akhirnya ia sampai ke seberang dan memakan buah merah itu dengan lezat. Namun, seekor Tupai yang jujur memberitahu buaya bahwa undangan itu sudah berlalu minggu lalu. Buaya-buaya pun marah karena ditipu dan bersumpah akan membalas dendam. Sementara itu, Kancil tertawa riang dan pergi menikmati buah-buahan lainnya. Pesan moral: Gunakan akal pikiranmu dan jangan mudah putus asa. Di saat paling sulit sekalipun, masalah sesulit apa pun pasti ada jalan keluarnya jika kita mau berusaha.

Mulai Membaca
HIKAYAT HANG TUAH
Buka Detail ↗

HIKAYAT HANG TUAH

Buku Anak

✏️ SLAMET RIYADI

👁️ 20

Sinopsis Singkat Hikayat Hang Tuah Hang Tuah adalah seorang pemuda dari Sungai Duyung, anak dari Hang Mahmud dan Dang Merdu. Keluarganya pindah ke Bintan untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Sejak kecil, Hang Tuah menunjukkan keistimewaan—ayahnya bermimpi bulan turun ke pangkuannya, dan tubuh Hang Tuah berbau harum. Ia didoakan dan diselamatkan oleh para pemuka agama. Suatu hari, terjadi pemberontakan di pasar Bintan. Saat orang-orang ketakutan berlarian, Hang Tuah tetap tenang membelah kayu. Seorang pemberontak menyerangnya, tetapi Hang Tuah dengan cekatan mengelak lalu membunuh pemberontak itu dengan kapaknya. Keempat sahabatnya—Hang Jebat, Hang Kasturi, Hang Lekir, dan Hang Lekiu—menyaksikan keberaniannya. Namun, para menteri dan pegawai istana yang iri hati memfitnah Hang Tuah kepada Raja. Mereka menuduhnya berkhianat dan berbuat serong dengan seorang dayang istana bernama Dang Setia. Sang Raja murka dan memerintahkan agar Hang Tuah disingkirkan. Hang Tuah pun menghilang dari negeri itu—konon ia tidak mati, melainkan pergi ke hulu Sungai Perak dan menjadi raja di kalangan suku Batak dan orang hutan. Hingga akhirnya, Raja ingin menikahkannya lagi, tetapi Hang Tuah menolak. Pesan moral: Kejahatan dan fitnah sering kali datang dari orang-orang yang iri hati. Namun, orang yang benar dan berbudi luhur akan tetap selamat meskipun menghadapi berbagai cobaan. Kesetiaan dan keberanian adalah nilai yang sangat penting dalam kehidupan.

Mulai Membaca
SI KANCIL TIDAK SUKA HUJAN
Buka Detail ↗

SI KANCIL TIDAK SUKA HUJAN

Pendidikan & Ilmu PengetahuanBuku Anak

✏️ SLAMET RIYADI

👁️ 26

Sinopsis Singkat Si Kancil Tidak Suka Hujan Kancil sangat tidak menyukai hujan karena setiap hari hujan turun, udara menjadi dingin, dan ia tidak bisa keluar mencari makanan sehingga harus menahan lapar. Suatu hari, Kancil diundang Bibi Beruang untuk makan bersama di rumahnya. Di tengah perjalanan, hujan turun sangat lebat dan membuat tubuh Kancil basah kuyup. Sesampainya di rumah Bibi Beruang, Kancil mengeluh dan marah-marah tentang hujan. Bibi Beruang pun menegurnya dengan bijak. Ia menjelaskan bahwa tanpa hujan, semua makhluk hidup tidak akan bisa bertahan. Hujan memberikan air yang melimpah bagi pohon-pohon untuk tumbuh dan berbuah, sehingga hewan-hewan bisa makan. Hujan juga mencegah hutan dari kekeringan. Kancil mendengarkan penjelasan itu dan merasa sangat malu karena selama ini ia tidak pernah menyadari betapa besarnya manfaat hujan. Sejak saat itu, Kancil tidak pernah mengeluh lagi saat hujan turun. Ia justru selalu bersyukur dan berdoa semoga hujan bermanfaat bagi seluruh penghuni hutan dan tumbuhan yang membutuhkan air. Pesan moral: Kita harus selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Tuhan, termasuk hal-hal yang tampaknya mengganggu seperti hujan. Setiap kejadian pasti memiliki manfaat dan kebaikan di dalamnya.

Mulai Membaca
LEGENDA ANDE-ANDE LUMUT
Buka Detail ↗

LEGENDA ANDE-ANDE LUMUT

Buku Anak

✏️ SLAMET RIYADI

👁️ 25

Sinopsis Singkat Ande-Ande Lumut Ande-Ande Lumut adalah seorang pangeran tampan yang menyamar sebagai pemuda desa untuk mencari calon istri yang tulus dan berbudi pekerti luhur. Tiga gadis datang melamarnya: dua kakak tiri yang sombong bernama Klenting Kuning dan Klenting Biru, serta adik tiri mereka yang baik hati bernama Yuyu Kangkang. Dalam perjalanan menuju rumah Ande-Ande Lumut, ketiganya bertemu seorang nenek tua yang meminta tolong menyeberangi sungai. Klenting Kuning dan Klenting Biru menolak membantu karena sombong dan egois, tetapi Yuyu Kangkang dengan sabar menolong nenek itu. Sebagai hadiah, nenek tua memberikan buah ajaib kepada Yuyu Kangkang. Sesampainya di rumah Ande-Ande Lumut, kedua kakak tiri berlomba-lomba memamerkan kecantikan dan kepintaran mereka dengan sikap angkuh. Sementara itu, Yuyu Kangkang bersikap rendah hati dan memberikan buah ajaib pemberian nenek tua kepada Ande-Ande Lumut. Ande-Ande Lumut pun memilih Yuyu Kangkang sebagai istrinya karena ketulusan dan kebaikan hatinya. Kedua kakak tirinya akhirnya menyadari kesalahan mereka dan memperbaiki diri. Pesan moral: Ketulusan, kebaikan hati, dan kesederhanaan lebih berharga daripada kecantikan atau kepintaran. Belajarlah dari kesalahan dan jadilah pribadi yang lebih baik.

Mulai Membaca
← SebelumnyaHalaman 6 dari 30Berikutnya →