
✍️ Slamet Riyadi
Telah dibaca 4 kali
SINOPSIS SINGKAT JEJAK WAKTU Jilid Kedua: Langit yang Mulai Retak Tujuh tahun setelah meninggalkan desa, Danang Wiratama kini berusia empat belas tahun dan telah menjadi anak perantauan di kota Purwokerto. Ia bekerja keras di percetakan milik Pak Suryanto, menyimpan luka masa lalu tentang kematian ibunya, kepergian ayah tirinya, dan cinta pertamanya—Kirana. Dalam kesendiriannya, ia bertemu kembali dengan Kirana di toko buku tempat gadis itu bekerja, dan cinta masa kecil mereka pun bersemi kembali. Namun kebahagiaan mereka dihantui oleh tiga ancaman: Nyonya Dewi—ibu Kirana yang menentang hubungan mereka karena status Danang sebagai "anak haram"; Surya Baskara—musuh lama dari desa yang masih menyimpan dendam; dan Arman—sahabat terdekat Danang yang diam-diam juga mencintai Kirana. Di tengah perjuangan Danang membuktikan diri layak bagi Kirana, Arman yang diliputi iri dan cemburu bersekutu dengan Surya untuk menghancurkan hubungan mereka. Mereka merencanakan surat palsu dengan tulisan yang meniru persis tangan Danang, berisi kata-kata penolakan dan kelelahannya terhadap hubungan itu. Ketika surat itu sampai ke tangan Kirana, hatinya hancur—ia percaya Danang telah meninggalkannya. Meskipun Danang berusaha menjelaskan, Kirana yang telah dipenuhi keraguan akibat hasutan Arman dan tekanan ibunya, menutup pintu dan membantingnya di depan Danang di tengah hujan deras malam itu. Puncak tragedi terjadi ketika Kirana memutuskan pergi meninggalkan kota Purwokerto tanpa pamit, memulai hidup baru di Jakarta dan meninggalkan semua kenangan. Danang yang mengetahui Arman sebagai dalang di balik surat palsu, akhirnya mengkonfrontasi sahabatnya itu. Namun kekecewaannya begitu dalam—ia kehilangan cinta dan sahabat dalam satu waktu. Jilid kedua ini berakhir dengan Danang kembali menjadi perantauan, berjalan sendiri meninggalkan kota yang telah menyimpan begitu banyak luka, sementara Kirana pergi dengan keyakinan bahwa cinta mereka adalah kesalahan besar. Namun di dalam hati masing-masing, mereka tidak pernah benar-benar bisa melupakan satu sama lain—dan pengkhianatan Arman menjadi awal dari kekacauan yang lebih besar, yang akan menemui puncaknya di jilid ketiga
*Versi PDF/Digital dari buku ini akan terbuka otomatis di tab baru (Online), atau tersimpan di browser jika diunduh (Offline).
Bagikan Buku Ini ke Warga Lain:
*Untuk Instagram, gunakan tombol "Salin Tautan" lalu tempel (paste) ke Story atau Bio Anda.