Eksplorasi ribuan karya dan bangun masa depan melalui keajaiban membaca di Desa Sriwidadi.
Total Koleksi
213 Buku
Total Pembaca
1069 Kali
Lokasi Layanan
Desa Sriwidadi
Menampilkan 213 buku ditemukan berdasarkan pencarian Anda.

✏️ Slamet Riyadi
👁️ 5
Sinopsis Singkat Roman ini mengisahkan perjalanan hidup Titik, seorang gadis dari kampung Pengandon, dalam mencari makna cinta dan dirinya sendiri. Cerita dimulai dari pertemuan pertamanya dengan Kafid di sebuah pertunjukan kuda lumping, yang menjadi cinta pertama yang manis namun berakhir karena perpisahan. Sepeninggal Kafid, Titik pindah ke Klaten untuk melanjutkan sekolah. Di sana, ia bertemu dengan Tono, seorang senior yang terkenal keras dan posesif. Hubungan mereka diwarnai rasa cemburu dan tekanan yang membuat Titik kehilangan kebebasannya. Di tengah situasi tersebut, Titik mendapatkan dukungan dari sahabat-sahabatnya, termasuk Riyadi yang pendiam dan Abdul yang seperti kakak baginya. Konflik memuncak ketika kecemburuan Tono melukai persahabatan Titik, hingga akhirnya Titik memutuskan untuk keluar dari hubungan yang menyesakkan itu. Di saat hatinya kosong, Kafid kembali hadir. Kini mereka sama-sama dewasa, dan cinta yang pernah hilang perlahan bersemi kembali. Novel ini adalah tentang perjalanan seorang gadis yang belajar bahwa cinta sejati bukanlah tentang memiliki, tetapi tentang pulang ke tempat yang membuat hati tenang.
Membaca adalah tiket gratis untuk keliling dunia tanpa harus melangkah keluar dari desa.

✏️ Slamet Riyadi
👁️ 4
Sinopsis Singkat Novel ini mengisahkan kehidupan warga Desa Awan Biru yang sangat bergantung pada kanal, sumber kehidupan sekaligus tempat mereka memancing. Di tengah rutinitas memancing yang sarat makna, seorang pemuda sabar bernama Junai menjadi pusat cerita ketika kanal kesayangan mereka tercemar oleh ulah pemancing dari kota dan ambisi salah satu warga, Darto. Konflik memuncak saat Darto, yang selalu iri pada kemampuan Junai, hampir menggunakan setrum ikan dan umpan kimia yang merusak. Namun, dengan kebijaksanaan Junai, Pak Jajang (sesepuh desa), dan semangat gotong royong warga seperti Rini, Dadang, dan Ujang, mereka memilih jalan pemulihan. Melalui kerja keras membersihkan sampah, menebar bibit ikan, dan menjalin kembali persaudaraan, kanal perlahan pulih. Cerita ini adalah metafora kehidupan: tentang kesabaran, pengampunan, dan menjaga alam, yang pada akhirnya mengajarkan bahwa memancing bukanlah soal hasil, melainkan tentang memahami diri sendiri dan alam sekitar.
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 3
Sinopsis Singkat Novel ini mengisahkan perjalanan epik sebelas anggota Kelompok Pecinta Alam Awan Biru (KPAAB) yang dipimpin oleh Joko Supraktikno, seorang pemuda keras kepala yang terpanggil untuk menaklukkan jalur pendakian alternatif yang misterius di Gunung Merbabu melalui Desa Suralaya. Jalur ini dikenal sebagai "jalur ujian" yang menyimpan berbagai cerita mistis, seperti penjaga tak kasatmata, suara-suara misterius, dan labirin yang dapat membingungkan pikiran. Perjalanan mereka menjadi ujian fisik dan mental yang ekstrem. Mereka dihantui oleh bayangan misterius, suara panggilan yang menyesatkan, dan sebuah pohon kuno yang telah mengukir nama dan tanggal lahir mereka—jauh sebelum mereka dilahirkan. Di tengah ketakutan dan kebingungan, mereka harus belajar mempercayai satu sama lain, mengandalkan insting, dan memahami bahwa tidak semua hal bisa dijelaskan oleh logika. Dibimbing oleh Kepala Desa Suralaya, Raditya, dan petunjuk dari sesepuh desa, Mbah Jayasuprapta, para petualang ini akhirnya mencapai puncak dan menemukan makna sejati dari perjalanan mereka. Mereka tidak hanya menaklukkan gunung, tetapi juga menghadapi ketakutan terdalam, menguatkan persahabatan, dan menemukan kedamaian batin. Novel ini adalah tentang keberanian, persahabatan, dan pelajaran hidup yang hanya bisa ditemukan di antara kabut dan ketinggian.
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 5
Sinopsis Singkat Novel ini mengisahkan perjalanan enam pemuda desa—Bambang, Lilis, Doni, Bayu, Guntur, dan Herman—yang awalnya hanya berkumpul di warung kopi milik Mbah Karyo untuk mengeluh dan mengkritik pemerintah desa. Keenamnya, yang kemudian menamai diri mereka "Ngopi Crew", memulai langkah besar dengan membuat video viral tentang jalan desa yang rusak. Namun, apa yang awalnya hanya dimaksudkan sebagai kritik, justru membawa mereka pada tanggung jawab besar ketika pemerintah desa menantang mereka untuk mewujudkan ide-ide mereka. Perjalanan mereka dipenuhi dengan konflik internal, ego, persaingan, dan cinta segitiga yang rumit. Kegagalan demi kegagalan mereka alami, mulai dari rapat yang berantakan, proposal yang ditolak, hingga acara pelatihan yang memalukan. Namun, dari setiap kegagalan, mereka belajar bahwa perubahan sejati tidak datang dari omongan besar atau video viral, melainkan dari langkah kecil yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh. Melalui bimbingan Mbah Karyo, dukungan perangkat desa, dan proses belajar yang panjang, Ngopi Crew akhirnya berhasil membangun papan informasi desa, merangkul pemuda-pemuda lain, dan mendapatkan kepercayaan warga. Novel ini adalah tentang bagaimana sekelompok anak muda biasa, dengan segala kekurangan dan ego mereka, belajar tentang arti kebersamaan, pengorbanan, dan perjuangan untuk membangun desa dari bawah.
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 3
Sinopsis Novel ini mengisahkan perjalanan epik Ki Lurah Jayabaya, seorang abdi dalem dari Kesultanan Pajang yang memilih meninggalkan hiruk-pikuk intrik istana demi mencari tanah yang belum bernama. Di tengah kehancuran moral Pajang, ia bersama sekelompok kecil pengikut setia—termasuk istri dan anak-anak mereka—berjalan menuju barat, menuju lereng Gunung Sumbing, dipandu oleh mimpi dan firasat akan sebuah tempat suci yang diliputi kabut biru. Perjalanan mereka penuh ujian gaib dan spiritual. Mereka dihadang oleh sungai yang menolak, diuji oleh hutan yang hidup dan marah, serta harus menghadapi penjaga-penjaga tak kasatmata seperti Nyi Rondo Alas dan Ki Tunggul Wasesa. Mereka juga dihantui oleh pengkhianatan dari dalam rombongan, kelaparan, dan wabah penyakit yang merenggut nyawa para pengikut setia. Setiap langkah adalah pertaruhan, menguji kesetiaan, ketulusan, dan keyakinan mereka bahwa manusia bisa hidup berdampingan dengan alam, bukan menaklukkannya. Di tengah konflik batin dan pertempuran melawan kekuatan alam yang dahsyat, Jayabaya harus membuktikan bahwa ia dan pengikutnya layak diizinkan tinggal. Melalui tirakat, doa, dan pengorbanan, mereka akhirnya diterima oleh penjaga alam dan diizinkan membangun sebuah desa di tanah yang berdenyut itu. Desa yang kemudian diberi nama "Awan Biru" —sebuah nama yang turun dari langit sebagai anugerah dan amanah. Novel ini adalah kisah tentang pengorbanan tanpa pamrih, keyakinan di tengah kegelapan, dan sebuah warisan abadi tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 3
Sinopsis Novel ini mengisahkan cinta pertama yang tumbuh di antara kesederhanaan dua remaja dari dusun berbeda di Desa Tegorejo pada akhir tahun 1990-an. Redi, siswa SMA yang pendiam dan gemar membaca, diam-diam jatuh hati pada Ariyani, siswi SMP yang ramah dan sederhana. Perasaan itu tumbuh melalui pertemuan-pertemuan singkat di teras rumah Bu Ros, ibu Ariyani, dan obrolan tentang buku serta cita-cita. Namun, cinta mereka belum sempat bersemi. Ketegasan Bu Ros yang melarang Redi terlalu sering datang, diikuti dengan gosip masyarakat desa, menjadi tembok pertama yang memisahkan mereka. Keadaan semakin rumit ketika Samid, sahabat terbaik Redi, juga jatuh cinta pada Ariyani, yang berujung pada persahabatan yang retak. Di tengah pergulatan batin, Redi memilih pergi merantau ke Kalimantan tanpa sempat mengungkapkan isi hatinya, hanya meninggalkan sebuah surat yang tak pernah ia berikan. Tiga puluh tahun kemudian, waktu dan teknologi mempertemukan mereka kembali. Melalui media sosial, Redi dan Ariyani, yang kini telah sama-sama berkeluarga, akhirnya berbagi cerita dan mengungkap semua rahasia yang selama ini tertimbun. Mereka menyadari bahwa takdir telah menulis jalan hidup mereka secara terpisah, namun kenangan dan ketulusan masa muda tetap abadi. Novel ini menjadi sebuah refleksi tentang keikhlasan, pengorbanan, dan bagaimana cinta pertama yang tak sampai justru menjadi pelajaran paling berharga dalam mendewasakan diri.
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 3
Sinopsis Novel ini mengisahkan kehidupan tiga pasang suami istri di Dusun Krapyak, Kendal, yang rumahnya bersebelahan. Agus dan Nanik hidup sederhana dengan warung makan; Tono dan Sari hidup dalam kemewahan; serta Eko dan Wati yang menjalani hidup moderat. Di balik pagar rumah masing-masing, mereka menyimpan rasa iri, rahasia, dan ketidakpuasan yang mengancam keharmonisan. Konflik memuncak ketika rencana pembangunan pasar modern, yang dikontrak oleh Tono, mengancam mata pencaharian Agus dan warga lainnya. Persahabatan yang telah terjalin puluhan tahun mulai retak, diperparah dengan terbongkarnya masa lalu gelap antara Wati dan Agus, serta perselingkuhan Sari. Namun, sebuah kebakaran hebat yang menimpa rumah Tono justru menjadi titik balik. Peristiwa tragis ini menyadarkan mereka semua akan arti pentingnya saling membantu, memaafkan, dan kebersamaan. Melalui gotong royong membangun kembali rumah Tono dan mendirikan usaha bersama bernama "Kendal Kuliner Nusantara", ketiga keluarga ini belajar bahwa kebahagiaan sejati tidak terletak pada harta atau penampilan luar, melainkan pada cinta, rasa syukur, dan dukungan dari orang-orang terdekat. Novel ini mengajak pembaca untuk merenungkan bahwa "rumput tetangga" yang tampak hijau, belum tentu lebih baik dari "rumput" di halaman sendiri, jika kita mau merawatnya dengan sepenuh hati.
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 5
SINOPSIS SINGKAT Di balik keindahan kabut biru yang menyelimuti lereng perbukitan, Desa Awan Biru menyimpan potret klasik desa tertinggal: warga lebih percaya mitos daripada medis, ibu hamil enggan ke posyandu, dan angka stunting balita terus melonjak. Di tengah keterbatasan itulah Anita, seorang Kader Pembangunan Manusia (KPM) berusia 24 tahun, berjuang sendirian selama dua tahun untuk menyalakan harapan dan menghadirkan perubahan nyata. Berbekal ijazah keperawatan yang ia korbankan demi mengabdi di kampung halaman, Anita menghadapi resistensi budaya dan keterbatasan anggaran setiap hari. Segalanya berubah ketika Erlangga, mahasiswa kedokteran penuh idealisme dari Universitas Sejahtera, datang untuk KKN di desa tersebut. Putra seorang dokter spesialis terkenal ini bukanlah mahasiswa KKN biasa; ia datang dengan kerendahan hati, keahlian medis, dan ketulusan yang membuat Anita yang awalnya skeptis perlahan membuka hati. Dari penanganan wabah ISPA hingga program jambanisasi kontroversial, mereka berdua diuji oleh masyarakat yang keras kepala, anggaran yang minim, dan konflik internal perangkat desa. Di sela-sela perjuangan membangun desa, tumbuhlah cinta yang tidak pernah mereka duga, cinta yang lahir dari kerja bahu-membahu, pengorbanan, dan pengabdian tulus. Novel ini adalah tentang perjalanan dua insan yang memilih mengabdi di pelosok negeri, tentang seorang kader yang tidak pernah lelah membangun dari hal terkecil, dan tentang seorang calon dokter yang menemukan makna sejati pengabdian bukan di ruang operasi mewah, tetapi di desa terpencil. Kisah yang mengajarkan bahwa perubahan sejati dimulai dari kesetiaan pada hal-hal kecil yang dilakukan berulang-ulang, bahwa cinta sejati adalah tentang memilih untuk berjuang bersama meskipun jalan di depan tidak selalu mudah, dan bahwa di balik kabut keterbatasan, selalu ada secercah harapan yang menunggu untuk ditemukan.
Mulai Membaca