Eksplorasi ribuan karya dan bangun masa depan melalui keajaiban membaca di Desa Sriwidadi.
Total Koleksi
213 Buku
Total Pembaca
1204 Kali
Lokasi Layanan
Desa Sriwidadi
Menampilkan 213 buku ditemukan berdasarkan pencarian Anda.

✏️ Slamet Riyadi
👁️ 5
SINOPIS SINGKAT DETEKTIF CILIK BOJONG SARI Serial Misteri Kancil Bukit Manoreh EPISODE 17: KAI MUDA DAN TANDA ANEH (EDISI II) Oleh: Slamet Riyadi Raka bermimpi tentang Kai tua yang menunjuk ke arah hutan. Keesokan harinya, ia menemukan Kai Muda sedang duduk sendirian di tepi sungai Lembah Harapan—matanya sayu, seperti memikirkan sesuatu yang berat. Di leher Kai Muda, muncul tanda aneh berbentuk lingkaran hitam seukuran koin, sama persis dengan tanda yang pernah digambar Raka pada Kai tua di buku catatannya. Tim Penyelidik Cilik menyelidiki ke gua kancil dan gua ajag. Di kedua gua, mereka menemukan lukisan pemimpin dengan tanda lingkaran yang sama. Mbah Kromo mengungkapkan bahwa itu adalah Tanda Pilihan—tanda bahwa seekor makhluk telah resmi menjadi penjaga keseimbangan alam, dipilih bukan oleh sesamanya, tapi oleh kekuatan yang lebih besar. Kini tugas Kai Muda semakin berat: menjaga harmoni antara semua makhluk di Hutan Manoreh. Ujian pertamanya datang saat anak kancil sakit—ia menyembuhkannya dengan insting alami. Ujian kedua saat ajag mendekati wilayah kancil—ia berkomunikasi diam dengan pemimpin ajag, dan mereka saling menghormati batas wilayah. Raka, Wati, dan Bejo berjanji akan selalu mendukung Kai Muda. Di Lembah Harapan, terjalin janji suci antara manusia dan penjaga hutan. Tanda di leher Kai Muda bersinar—ia adalah pemimpin sejati, penerus Kai, penjaga keseimbangan. Kai Muda telah menerima tugas berat. Namun ujian terbesar masih menanti—bencana alam yang akan menguji segalanya... ________________________________________ Genre: Cerita Anak / Petualangan / Konservasi Alam / Persahabatan / Kepemimpinan Target Pembaca: Anak-anak usia 9-13 tahun Pesan: Kepemimpinan sejati adalah tentang tanggung jawab, bukan kekuasaan; setiap makhluk punya peran dalam menjaga keseimbangan alam; persahabatan sejati akan selalu mendukung di saat sulit; dan tanda kebesaran muncul dari kesiapan menerima amanah
Membaca adalah tiket gratis untuk keliling dunia tanpa harus melangkah keluar dari desa.

✏️ Slamet Riyadi
👁️ 5
SINOPIS SINGKAT DETEKTIF CILIK BOJONG SARI Serial Misteri Kancil Bukit Manoreh EPISODE 16: SERANGAN HEWAN MALAM (EDISI II) Oleh: Slamet Riyadi Malam itu, Desa Bojong Sari diselimuti keheningan aneh. Suara lolongan panjang dan mengerikan terdengar dari hutan—bukan lolongan anjing, tapi lebih dalam dan menakutkan. Bejo yang penasaran keluar sendirian dan menghilang. Raka dan Wati memimpin tim pencarian besar-besaran. Di sebuah gua tersembunyi, mereka menemukan Bejo gemetar ketakutan. Di dinding gua, terdapat lukisan purba bercahaya yang menggambarkan seekor hewan besar sedang melolong—ajag, anjing hutan jawa yang hampir punah. Pak Jarwo menjelaskan bahwa ajag adalah predator alami yang menjaga keseimbangan ekosistem dengan memangsa hewan sakit atau lemah. Warga awalnya panik, namun akhirnya belajar hidup berdampingan dengan ajag. Mereka memahami bahwa setiap makhluk punya peran—kancil menjaga tanaman, ajag menjaga populasi kancil, semua saling terhubung. Kini di bawah pohon beringin, manusia, kancil, dan ajag hidup berdampingan—bukan sebagai kawan, tapi sebagai bagian dari ekosistem yang sama, saling menghormati dan memberi ruang. Kehadiran ajag mengajarkan satu hal: alam selalu menjaga keseimbangannya sendiri. Namun misteri baru mulai muncul di dahi Kai Muda... ________________________________________ Genre: Cerita Anak / Petualangan / Konservasi Alam / Satwa Langka / Ekosistem Target Pembaca: Anak-anak usia 9-13 tahun Pesan: Setiap makhluk punya peran penting dalam ekosistem, predator bukan musuh tapi penjaga keseimbangan, keberanian menghadapi ketakutan, dan hidup berdampingan dengan alam
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 4
SINOPIS SINGKAT DETEKTIF CILIK BOJONG SARI Serial Misteri Kancil Bukit Manoreh EPISODE 15: RAHASIA MATA AIR KEDUA (EDISI II) Oleh: Slamet Riyadi Musim kemarau kembali melanda. Saat memeriksa bak-bak air yang mulai menyusut, Kai Muda membawa Tim Penyelidik Cilik dalam perjalanan panjang ke timur hutan. Mereka menemukan sebuah lembah tersembunyi yang indah—dengan sungai jernih, bunga liar bermekaran, dan beberapa mata air yang menyembur dari celah batu. Lembah Harapan lahir sebagai nama tempat itu. Raka, Wati, dan Bejo bersama Pak Kades memutuskan menjadikannya rahasia desa. Tim kecil dibentuk untuk menjaga lembah: memasang pagar bambu, menanam pohon, dan membuat jadwal minum alami untuk hewan-hewan. Ajaibnya, hewan-hewan mengikuti aturan dengan tertib—kancil di pagi hari, hewan besar di siang, hewan kecil di sore. Mata air kedua menjadi penyelamat di puncak kemarau. Namun lebih dari itu, Lembah Harapan mengajarkan mereka bahwa alam selalu menyimpan cadangan bagi mereka yang menjaganya dengan baik. Di bawah pohon beringin, Raka, Wati, Bejo, dan Kai Muda duduk bersama—menikmati anugerah, bersyukur atas persahabatan, dan berjanji menjaga rahasia ini selamanya. Lembah Harapan telah ditemukan. Tapi masih ada misteri lain yang mengintai di balik kegelapan hutan... ________________________________________ Genre: Cerita Anak / Petualangan / Konservasi Alam / Persahabatan / Konservasi Air Target Pembaca: Anak-anak usia 9-13 tahun Pesan: Alam selalu menyediakan cadangan bagi yang menjaganya, kebijaksanaan dalam mengelola sumber daya, kerja sama menjaga rahasia untuk kebaikan bersama, dan harmoni antara manusia, hewan, dan alam
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 3
SINOPIS SINGKAT DETEKTIF CILIK BOJONG SARI Serial Misteri Kancil Bukit Manoreh EPISODE 14: KANCIL KECIL TERSESAT (EDISI II) Oleh: Slamet Riyadi Pagi itu, warga Bojong Sari dikejutkan oleh seekor anak kancil kecil yang tersesat di kebun belakang rumah Pak Carik. Ketakutan dan gemetar, kancil kecil itu sendirian tanpa induk. Raka, Wati, dan Bejo segera bertindak—menenangkan, memberi makan, dan memutuskan mengembalikannya ke hutan. Dengan bantuan Kai Muda, mereka menjelajahi hutan hingga menemukan sebuah lembah tersembunyi. Di sana, seekor kancil betina mondar-mandir gelisah kehilangan anaknya. Pertemuan mengharukan terjadi: induk menjilati anaknya penuh kasih, seolah tak percaya anaknya kembali. Induk kancil memberi penghormatan tertinggi kepada Raka—tiga kali menundukkan kepala. Peristiwa ini menginspirasi lahirnya Klub Detektif Cilik Bojong Sari, kini beranggotakan puluhan anak desa yang belajar mencintai dan melindungi satwa. Raka, Wati, dan Bejo menjadi pelatih, sementara Pak Jarwo—mantan pemburu—ikut mengajari pentingnya menjaga hutan. Cinta kasih ibu ternyata universal, melampaui batas antara manusia dan hewan. Keluarga kancil telah bersatu kembali. Namun masih ada misteri baru yang menanti di balik keindahan Hutan Manoreh... ________________________________________ Genre: Cerita Anak / Petualangan / Konservasi Alam / Persahabatan / Keluarga Target Pembaca: Anak-anak usia 9-13 tahun Pesan: Cinta kasih ibu universal, menyelamatkan satu nyawa berarti menyelamatkan keluarga, kepedulian terhadap satwa liar, dan inspirasi untuk menjadi generasi penerus penjaga alam
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 4
SINOPIS SINGKAT DETEKTIF CILIK BOJONG SARI Serial Misteri Kancil Bukit Manoreh EPISODE 13: PEMBURU DARI DESA SEBERANG (EDISI II) Oleh: Slamet Riyadi Kabar tentang Harimau Putih bocor ke desa seberang. Tiga pemburu liar—Pak Jarwo, Dadang, dan Ucup—datang ke Bojong Sari dengan senjata dan perangkap, berniat menangkap harimau tersebut. Pak Kades dan warga berusaha menghalau, tapi para pemburu ngotot masuk hutan. Raka dengan berani menawarkan diri sebagai pemandu. Dengan cerdik, ia membawa mereka melewati jalur-jalur aman, menjauh dari sarang Harimau Putih dan kawanan kancil. Saat Dadang hampir menembak Kai Muda yang muncul dari semak, Raka mencegahnya—menunjukkan bahwa manusia dan kancil bisa hidup berdampingan. Pak Jarwo tersentuh melihat kedamaian di Bojong Sari. Ia bercerita tentang masa lalunya sebagai korban perusakan hutan yang kehilangan mata pencaharian. Raka dan warga menawarkan Pak Jarwo dan keluarganya pindah ke Bojong Sari untuk bergabung dalam program konservasi. Pak Jarwo menerima, berubah dari pemburu menjadi penjaga hutan. Kini ia duduk bersama Raka, Wati, Bejo, dan Kai Muda di bawah pohon beringin—sahabat baru yang lahir dari pendekatan hati, bukan kekerasan. Musuh berubah menjadi kawan. Pemburu menjadi penjaga. Namun masih ada tantangan baru yang menanti di kaki Bukit Manoreh... Genre: Cerita Anak / Petualangan / Konservasi Alam / Persahabatan / Perubahan Hidup Target Pembaca: Anak-anak usia 9-13 tahun Pesan: Setiap orang bisa berubah dengan pendekatan yang tepat, perdamaian lebih kuat dari kekerasan, memberi kesempatan kedua, dan menunjukkan jalan kebaikan lebih baik daripada memusuhi
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 4
SINOPIS SINGKAT DETEKTIF CILIK BOJONG SARI Serial Misteri Kancil Bukit Manoreh EPISODE 12: JEJAK DI TEBING CEMARA (EDISI II) Oleh: Slamet Riyadi Bejo menemukan sehelai bulu besar di pinggir hutan dekat Tebing Cemara. Raka mengidentifikasinya sebagai bulu harimau—mengejutkan karena harimau dianggap telah punah dari Hutan Manoreh selama 70 tahun. Mbah Kromo mengungkapkan legenda Harimau Putih, penjaga hutan yang konon muncul saat alam dalam bahaya. Tim Penyelidik Cilik memimpin ekspedisi ke Tebing Cemara dan menemukan jejak kaki harimau yang masih baru. Mereka mengikuti jejak itu hingga ke sebuah gua tersembunyi di balik air terjun—sarang harimau. Dengan kamera jebak pinjaman, mereka berhasil merekam bukti: seekor harimau jawa besar keluar dari gua. Mbah Kromo menjelaskan bahwa Harimau Putih adalah penjaga keseimbangan alam, bukan ancaman bagi manusia selama tidak diganggu. Warga Bojong Sari sepakat menjaga rahasia ini. Namun kabar mulai bocor ke desa seberang—dan ada orang-orang dengan niat jahat yang mengincar harimau tersebut. Harimau Putih telah ditemukan. Tapi rahasia ini mulai terancam. Akankah Tim Penyelidik Cilik mampu melindungi penjaga hutan dari ancaman pemburu? ________________________________________ Genre: Cerita Anak / Petualangan / Misteri / Konservasi Alam / Satwa Langka Target Pembaca: Anak-anak usia 9-13 tahun Pesan: Menghormati alam dan penghuninya, keberanian menghadapi ketakutan, melindungi satwa langka, keseimbangan ekosistem, dan menjaga rahasia untuk kebaikan bersama
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 4
SINOPIS SINGKAT DETEKTIF CILIK BOJONG SARI Serial Misteri Kancil Bukit Manoreh EPISODE 11: MISTERI HILANGNYA KAI (EDISI II) Oleh: Slamet Riyadi Pagi yang sunyi tanpa suara lengkingan kancil membuat Raka gelisah. Bersama Wati dan Bejo, ia mencari Kai ke seluruh hutan—titik Beringin, mata air, padang rumput, semua kosong. Di gua tersembunyi, mereka menemukan lorong rahasia menuju lembah indah yang belum pernah mereka lihat. Di sanalah mereka menemukan Kai. Kancil tua bijaksana itu telah tiada, terbaring tenang dikelilingi kawanannya yang berkabung. Raka, Wati, dan Bejo menguburkan Kai dengan penuh hormat di tepi sungai, di bawah pohon rindang. Seluruh warga Bojong Sari berduka dan menggelar doa bersama untuk mengenang sahabat mereka. Namun kehidupan terus berjalan. Seorang pemimpin baru muncul—kancil muda dengan mata tajam dan wibawa yang mirip Kai. Tim Penyelidik Cilik memberinya nama Kai Muda. Di bawah pohon beringin yang sama, persahabatan baru dimulai. Sebuah pesan dari Kai yang ditemukan Raka menguatkan keyakinan mereka: persahabatan sejati tak pernah benar-benar berakhir. Kai telah pergi, namun warisannya abadi. Bersama Kai Muda, petualangan baru akan segera dimulai... ________________________________________ Genre: Cerita Anak / Petualangan / Konservasi Alam / Persahabatan / Drama Target Pembaca: Anak-anak usia 9-13 tahun Pesan: Kehilangan adalah bagian dari kehidupan, kenangan indah akan selalu hidup, regenerasi kepemimpinan, dan persahabatan sejati melampaui kematian
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 3
SINOPIS SINGKAT DETEKTIF CILIK BOJONG SARI Serial Misteri Kancil Bukit Manoreh EPISODE 10: KEAJAIBAN DI BULAN PURNAMA (EPISODE FINAL EDISI I) Oleh: Slamet Riyadi Dua bulan setelah kebakaran, hutan Manoreh pulih kembali. Suatu malam purnama, Kai membawa Raka, Wati, dan Bejo ke puncak bukit—tempat ritual sakral kawanan kancil. Di bawah sinar bulan, kancil-kancil menari dan bernyanyi dalam paduan suara alam yang indah. Kai memberikan penghormatan tertinggi kepada Tim Penyelidik Cilik. Sebuah keajaiban terjadi: tubuh Kai bercahaya di bawah sinar bulan, seolah memberi berkah abadi atas persahabatan mereka. Ritual usai, Kai dan kawanannya kembali ke hutan. Setahun kemudian, Bojong Sari menjadi desa konservasi yang diakui. Tim Penyelidik Cilik menjadi Duta Konservasi Cilik. Raka bercita-cita jadi ahli konservasi, Wati ingin jadi dokter hewan, dan Bejo ingin jadi koki makanan hewan. Persahabatan Raka, Wati, Bejo, dan Kai tetap abadi. Ini bukan akhir—ini awal dari petualangan-petualangan baru di kaki Bukit Manoreh. Bersiaplah untuk Edisi II: Misteri Baru di Kaki Bukit Manoreh! ________________________________________ Genre: Cerita Anak / Petualangan / Konservasi Alam / Persahabatan / Drama Target Pembaca: Anak-anak usia 9-13 tahun Pesan: Persahabatan lintas spesies yang abadi, mimpi dan cita-cita anak-anak, kebersamaan adalah kekuatan, alam adalah sahabat sejati, dan setiap akhir adalah awal baru
Mulai Membaca