Eksplorasi ribuan karya dan bangun masa depan melalui keajaiban membaca di Desa Sriwidadi.
Total Koleksi
213 Buku
Total Pembaca
1102 Kali
Lokasi Layanan
Desa Sriwidadi
Menampilkan 213 buku ditemukan berdasarkan pencarian Anda.

✏️ Slamet Riyadi
👁️ 4
Sinopsis Singkat: Pada suatu hari, Kancil, Kupu-kupu, dan Laba-laba bertemu di hutan. Mereka saling berbincang dan masing-masing menceritakan kesulitan mereka dalam mencari makanan. Laba-laba mengeluh jaringnya jarang menangkap serangga, Kancil mengeluh sulit menemukan daun dan buah segar, sedangkan Kupu-kupu mengeluh kesulitan mencari bunga segar saat musim gugur tiba. Namun, mereka saling menyemangati bahwa meskipun sulit, mereka harus tetap berusaha mencari makanan setiap hari tanpa mengeluh. Setelah berbincang, mereka pun berpisah dan melanjutkan aktivitas masing-masing dengan ceria dan bahagia. Pesan Moral: Jangan iri terhadap kondisi orang lain karena setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kesulitannya masing-masing. Bersyukurlah atas apa yang kita miliki, karena dengan bersyukur hidup akan lebih bahagia dan rezeki pun akan bertambah.
Membaca adalah tiket gratis untuk keliling dunia tanpa harus melangkah keluar dari desa.

✏️ Slamet Riyadi
👁️ 5
Sinopsis Singkat: Di sebuah desa, hiduplah Pak Tani yang memiliki kebun timun luas dan lebat. Namun, kebunnya sering menjadi sasaran pencurian oleh Kancil yang cerdik dan suka timun segar. Suatu hari, saat Kancil sedang asyik mencuri timun, Pak Tani melihatnya dan menyiapkan perangkap berupa lubang yang ditutupi timun. Kancil pun terperosok ke dalam perangkap tersebut. Saat tertangkap, Kancil mengakui kesalahannya dan meminta maaf karena kelaparan. Pak Tani yang bijaksana memberi kesempatan kedua dengan syarat Kancil berjanji tidak akan mencuri lagi dan mencari makanan dengan cara jujur. Kancil pun berjanji dan sejak saat itu tidak pernah mencuri lagi. Bahkan, jika lapar, ia datang dengan sopan meminta timun dan Pak Tani dengan senang hati memberikannya. Mereka pun hidup berdampingan dengan damai. Pesan Moral: Kejujuran dan kerja keras lebih penting daripada jalan pintas yang tidak benar, dan setiap orang bisa berubah jika diberi kesempatan kedua.
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 3
Sinopsis Singkat: Kelinci sangat suka makan wortel dan sayuran, tetapi ia tidak pernah membersihkan gigi setelah makan. Kancil sebagai sahabatnya sudah sering mengingatkan, tetapi Kelinci selalu mengabaikan nasihat itu karena menganggap wortel aman untuk giginya. Beberapa hari kemudian, Kelinci mengalami sakit gigi yang sangat ngilu hingga tidak bisa makan, meskipun perutnya lapar. Melihat sahabatnya menderita, Kancil membawa Kelinci ke rumah Kura-kura untuk berobat. Kura-kura memeriksa dan menjelaskan bahwa sisa makanan yang menempel di gigi dapat menyebabkan lubang dan rasa sakit. Kelinci pun menyadari kesalahannya dan berjanji akan rajin membersihkan gigi. Setelah itu, giginya pulih dan ia kembali ceria seperti sedia kala. Pesan Moral: Nasihat yang baik dari sahabat sebaiknya didengarkan, dan jagalah kebersihan gigi dengan rajin membersihkannya setiap hari agar terhindar dari sakit gigi.
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 4
Sinopsis Singkat: Kisah ini menceritakan tentang seekor Serigala lapar yang hendak memangsa Kancil. Saat akan ditangkap, Kancil yang cerdik tak tinggal diam. Ia pun menggunakan akalnya dengan mengatakan bahwa ada Serigala lain yang lebih gagah dan mengaku sebagai Raja Hutan, serta menantang Serigala untuk mengalahkannya. Kancil membawa Serigala ke sebuah sumur dan mengatakan bahwa "Raja Hutan" itu tinggal di dalamnya. Saat Serigala melihat bayangannya sendiri di air sumur, ia mengira itu adalah musuhnya. Karena marah, Serigala langsung melompat ke dalam sumur dan akhirnya tenggelam, sementara Kancil selamat dan melanjutkan perjalanan dengan gembira. Pesan Moral: Gunakan akal pikiran untuk menghadapi setiap masalah dan jangan mudah menyerah, karena setiap masalah pasti ada solusinya.
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 7
Sinopsis Singkat: Saat musim kemarau panjang melanda hutan, Kancil yang kelaparan menemukan ladang mentimun milik Petani. Tanpa berpikir panjang, ia pun memakan mentimun tersebut dan kembali lagi setiap hari karena merasa nyaman. Petani yang geram melihat mentimunnya terus hilang, lalu membuat orang-orangan sawah dari baju bekas, taping, dan kelapa untuk menakut-nakuti pencuri. Kancil yang datang kembali dengan niat mencuri banyak mentimun menjadi terkejut dan takut melihat orang-orangan itu. Ia menunggu lama, tetapi orang-orangan sawah itu tak pernah pergi, sehingga Kancil akhirnya pulang dengan perut kosong. Pesan Moral: Mencuri adalah perbuatan yang tidak baik dan dibenci oleh orang lain maupun Tuhan.
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 3
Sinopsis: Suatu hari, Si Kancil berjalan di pinggir hutan setelah hujan deras dan terkena cipratan lumpur dari seekor Kuda besar yang berlari kencang. Bukannya meminta maaf, Kuda malah mengejek dan menyombongkan kekuatan serta kecepatannya. Merasa terhina, Kancil menantang Kuda untuk adu lari esok hari. Saat pertandingan tiba, Kuda unggul di awal karena larinya kencang di jalur terbuka. Namun, saat memasuki hutan yang penuh pohon tinggi, akar melintang, kubangan, dan semak belukar, Kuda kesulitan bergerak. Sebaliknya, Kancil yang sudah berlatih dan hafal medan justru melesat dengan gesit dan tiba di garis akhir terlebih dahulu. Seluruh penghuni hutan bersorak kegirangan, sementara Kuda menahan malu atas kekalahannya. Sejak itu, Kuda tidak lagi menyombongkan diri. Cerita ini mengajarkan bahwa setiap makhluk memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan kesombongan hanya akan membawa kerugian.
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 3
Sinopsis: Buaya sudah lama mengincar Si Kancil untuk dijadikan santapan, tetapi Kancil selalu lolos berkat kecerdikannya. Karena khawatir, Kancil pindah ke hilir sungai dan tinggal di bawah pohon besar, namun Buaya berhasil menemukannya dan mengawasi kebiasaannya. Buaya mengetahui bahwa Kancil sering menyeberang ke pulau kecil dengan melompati batu-batu di tengah sungai, lalu ia bersembunyi di salah satu batu untuk menjebak. Saat Kancil hendak melompati batu itu, ia curiga karena bayangan batu terlihat lebih tinggi dari biasanya. Dengan cerdik, Kancil menyapa "batu" tersebut dan Buaya yang bodoh menjawab, sehingga penyamarannya terbongkar. Kancil pun meminta Buaya membuka mulut lebar-lebar, lalu dengan lincah ia melompat ke atas kepala Buaya dan berhasil kabur ke tepi sungai. Lagi-lagi Kancil selamat berkat kecerdasannya, sementara Buaya gagal total. Cerita ini mengajarkan bahwa kecerdasan dan pengetahuan lebih berharga daripada kekuatan fisik.
Mulai Membaca
✏️ Slamet Riyadi
👁️ 3
Sinopsis: Seluruh penghuni hutan ketakutan oleh kemunculan seekor binatang asing berbadan besar, bercakar tajam, dan berbulu gelap yang belum pernah mereka lihat. Selama dua hari, semua hewan bersembunyi sementara Burung Gagak mengawasi dari kejauhan. Si Kancil yang berani memberanikan diri mendekati binatang tersebut dan ternyata menemukan bahwa ia adalah seekor Beruang yang sedang tersesat dan baru selamat dari kejaran pemburu. Tubuhnya penuh luka dan ia sama sekali tidak tahu ada penghuni di hutan itu. Kancil pun merasa iba dan mengajak Beruang tinggal di rumahnya sementara. Setelah Kancil menjelaskan kepada seluruh penghuni hutan, mereka akhirnya menerima Beruang dan bahkan membantu membuatkan rumah untuknya. Cerita ini mengajarkan bahwa kita tidak boleh langsung berburuk sangka pada hal yang baru, serta pentingnya keberanian untuk mencoba dan menolong sesama.
Mulai Membaca