šŸ›ļø
PerpusDig Sriwidadi
Desa Sriwidadi
PROKER KKN '26
šŸ“¦Rak Offline
Sistem Perpustakaan Aktif

Jendela Pengetahuan Desa

Eksplorasi ribuan karya dan bangun masa depan melalui keajaiban membaca di Desa Sriwidadi.

šŸ”
šŸ“‘
✨
šŸ“š

Total Koleksi

241 Buku

šŸ‘ļø

Total Pembaca

3772 Kali

šŸ›ļø

Lokasi Layanan

Desa Sriwidadi

šŸ“š Koleksi Terbaru

Menampilkan 241 buku ditemukan berdasarkan pencarian Anda.

ROMAN AKU RINDU
Buka Detail ↗

ROMAN AKU RINDU

Fiksi & Sastra

āœļø Slamet Riyadi

šŸ‘ļø 12

SINOPSIS SINGKAT Novel "Aku Rindu" berkisah tentang perjalanan panjang cinta dan persahabatan sepuluh sahabat yang tumbuh di Kota Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah—kota yang dikenal sebagai KOTA AIR (Aman, Indah, dan Ramah). Wawan, seorang pemuda sederhana dari keluarga kurang mampu, dan Ratih, gadis cerdas yang menjadi cinta pertamanya, bersama tujuh sahabat lainnya (Rahmat, Joni, Dayat, Amanda, Yulia, Tania, dan Teguh) menjalani masa remaja yang penuh mimpi di tepian Sungai Kapuas. Namun kebahagiaan mereka terusik ketika Herman datang—sosok baru yang diam-diam menyimpan rasa iri dan ambisi untuk merebut hati Ratih serta menghancurkan kepercayaan yang dibangun Wawan. Ketika Wawan harus merantau mengejar beasiswa demi keluarganya, Herman memanfaatkan kesalahan pengiriman surat untuk menanamkan kesalahpahaman antara Wawan dan Ratih. Persahabatan yang dulu kokoh perlahan retak. Surat-surat yang seharusnya menjadi penguat cinta justru tidak pernah sampai. Ratih hampir kehilangan harapan, Wawan nyaris menyerah di perantauan, dan Herman terus menggenggam ambisinya dengan diam-diam. Di tengah konflik, bencana banjir besar melanda Kuala Kapuas. Di situlah seluruh sahabat kembali bersatu—bukan untuk diri mereka sendiri, melainkan untuk masyarakat yang membutuhkan. Rahmat sebagai polisi, Wawan sebagai relawan, Ratih di dapur umum, Herman yang meski masih dalam pemulihan tetap membantu. Musibah mengajarkan mereka bahwa hidup lebih besar dari dendam pribadi. Kebenaran akhirnya terungkap. Herman mengakui kesalahannya, Teguh yang selama ini menyimpan rahasia akhirnya berkata jujur, dan Ratih harus memilih—antara tetap tersakiti atau memberi pengampunan. Wawan memilih pulang untuk selamanya, sementara Ratih memilih pergi menuntut ilmu dengan janji akan kembali. Herman menebus kesalahannya dengan mendirikan yayasan pendidikan "Rumah Harapan Kapuas" bagi anak-anak kurang mampu. Novel ini ditutup dengan pernikahan Wawan dan Ratih di tepian Sungai Kapuas, diiringi doa dan restu seluruh sahabat yang telah melalui badai bersama. Mereka belajar bahwa cinta sejati bukanlah tentang memiliki, melainkan tentang bertahan—bahwa persahabatan yang tulus akan selalu menemukan jalan kembali, dan bahwa rindu bukanlah kesedihan, melainkan rumah bagi hati yang telah menemukan tempat untuk pulang. "Pada akhirnya, hidup bukan tentang siapa yang datang lebih dulu atau pergi lebih jauh. Hidup adalah tentang siapa yang tetap memilih pulang, ketika dunia menawarkan begitu banyak alasan untuk melupakan."

"

Membaca adalah tiket gratis untuk keliling dunia tanpa harus melangkah keluar dari desa.

šŸŽ“ Proker KKN 2026

Sistem Informasi Perpustakaan Digital, dedikasi mahasiswa untuk memajukan literasi warga Desa Sriwidadi.

Dibuat dengan ā¤ļø di tahun 2026Ā© Perpustakaan Digital Desa Sriwidadi. All Rights Reserved.
Mulai Membaca
ROMAN DIANTARA BUCIN DAN ROMANSA
Buka Detail ↗

ROMAN DIANTARA BUCIN DAN ROMANSA

Fiksi & Sastra

āœļø Slamet Riyadi

šŸ‘ļø 14

SINOPSIS SINGKAT Novel "Di Antara Bucin dan Romansa" berkisah tentang perjalanan cinta segitiga yang rumit antara Titik, seorang mahasiswi baru dari kota kecil yang polos dan bercita-cita menjadi jurnalis, dengan dua laki-laki yang sangat berbeda: Henri, mahasiswa populer yang karismatik dan penuh perhatian, serta Rahmat, sahabat Henri yang pendiam, tenang, dan selalu hadir saat Titik membutuhkan. Awalnya Titik jatuh cinta pada pesona Henri yang mudah membuat siapa pun nyaman. Namun hubungan mereka diuji oleh kecemburuan, ketidakpercayaan, dan campur tangan Bella, perempuan obsesif yang masih menyimpan rasa pada Henri. Di sisi lain, Rahmat diam-diam mencintai Titik dari kejauhan, selalu menjadi tempat pulang saat perempuan itu terluka. Konflik memuncak ketika Henri dan Rahmat berselisih, sementara Bella terus memainkan permainan untuk menghancurkan hubungan mereka. Dibalut dengan humor khas anak kampus—dari kelakuan absurd Yoga, Fikri yang polos, hingga Dinda dan Salsa yang setia menjadi penengah—novel ini mengajarkan bahwa cinta bukan hanya tentang perasaan, tetapi juga tentang kepercayaan, pengorbanan, dan kedewasaan. Ketika Henri memutuskan pergi demi kebaikan Titik, perempuan itu akhirnya menyadari bahwa terkadang kita baru memahami arti seseorang saat mereka telah pergi terlalu jauh. Sebuah kisah tentang penyesalan, persahabatan, dan belajar menerima bahwa tidak semua cinta ditakdirkan untuk bersama. "Cinta tidak selalu gagal karena kurang rasa sayang. Kadang cinta hancur karena dua orang yang sama-sama terluka tidak pernah benar-benar belajar saling menenangkan."

Mulai Membaca
NOVELET LEMBANYUNG SENJA
Buka Detail ↗

NOVELET LEMBANYUNG SENJA

Fiksi & Sastra

āœļø Slamet Riyadi

šŸ‘ļø 10

SINOPSIS SINGKAT Novelet "Lembayung Senja" berkisah tentang perjalanan seorang admin desa bernama Amat di Desa Awan Biru yang berjuang mendigitalisasi pemerintahan desa di tengah keterbatasan—server lemot, sinyal putus-nyambung, dan warga yang lebih percaya gosip daripada data. Dengan dukungan Kepala Desa Pak Iwan yang bijaksana, kritik membangun dari Didit yang menjaga transparansi, serta kesetiaan istrinya Rania, Amat perlahan membangun sistem administrasi berbasis digital. Cerita bergulir dari kesalahan-kesalahan lucu (typo pupuk 5000 kg padahal 500 kg), rapat panas yang berujung tawa, hingga ujian besar seperti audit inspektorat dan pergantian kepemimpinan. Ketika Arjuna, pemuda desa yang dulu sering lupa helm, terpilih menjadi kepala desa baru, Amat mulai belajar merelakan perannya bergeser. Bambang hadir dengan inovasi teknologi, Amat Junior membawa media sosial, dan generasi baru perlahan mengambil alih estafet. Lewat humor, kritik sosial, dan nilai-nilai luhur, novel ini mengajarkan bahwa teknologi hanyalah alat—manusia dan kepercayaan adalah tujuannya. Di tengah senja yang selalu kembali, Amat mewariskan Sistem AMAT, sebuah pengingat bahwa desa yang baik tidak bergantung pada satu orang, melainkan pada mereka yang terus melayani dengan hati. "Yang penting bukan jadi cahaya paling terang. Tapi jadi cahaya yang tetap ada ketika terang mulai pergi."

Mulai Membaca
NOVELET RETAK SEBELUM PECAH
Buka Detail ↗

NOVELET RETAK SEBELUM PECAH

Fiksi & Sastra

āœļø Slamet Riyadi

šŸ‘ļø 11

SINOPSIS SINGKAT Ketika Fondasi Cinta Dibangun di Atas Tanah yang Labil Novel ini mengisahkan perjalanan emosional Sania dan Andi, dua insan yang terjerat dalam pernikahan kontrak yang dingin dan penuh kepalsuan. Sania, putri tunggal pewaris PT Karya Mulia Utama, terpaksa menikahi Andi Baskoro—putra mahkota dinasti bisnis Baskoro—untuk menyelamatkan perusahaan peninggalan ibunya yang nyaris bangkrut. Pernikahan mereka bukanlah kisah cinta, melainkan transaksi bisnis yang dibungkus dalam kemasan mewah: perjanjian pranikah yang kaku, penampilan sempurna di depan publik, dan malam-malam yang dipisahkan oleh tembok rahasia. Di balik senyum sempurna yang mereka pamerkan di hadapan media dan kolega bisnis, retakan mulai merambat. Sania mendapati Andi bertemu diam-diam dengan Kayla—wanita dari masa lalu suaminya yang ternyata pernah dipaksa pergi oleh Tuan Besar Baskoro, ayah Andi yang tiran. Cemburu dan rasa terhina membakar hati Sania, sementara Andi terus bergulat antara tanggung jawab pada Kayla dan perasaan yang mulai tumbuh untuk istrinya sendiri. Saat Sania nekat menyusup ke ruang kerja Baskoro untuk mengambil bukti korupsi, ia justru terjebak dalam perangkap yang dirancang mertuanya. Dokumen yang ia curi adalah umpan beracun yang siap menjeratnya dalam tuduhan spionase industri. Di saat yang sama, Andi harus memilih antara menyelamatkan Kayla yang ibunya sekarat di Singapura atau kembali ke Jakarta untuk melindungi Sania. Puncak konflik terjadi ketika Baskoro mengirim orang bayaran untuk menculik Sania. Andi melompat menjadi perisai, menerima hantaman besi di kepalanya demi menyelamatkan istrinya. Koma yang ia alami menjadi titik balik—kesadaran bahwa selama ini ia telah mencintai Sania, namun terlalu takut untuk mengakuinya. Ketika Baskoro akhirnya dijatuhi vonis seumur hidup atas korupsi dan pembunuhan berencana terhadap ibu Sania, Andi justru memilih pergi. Ia menandatangani surat cerai, menganggap dirinya racun bagi kebahagiaan Sania. Namun Sania mengejarnya ke stasiun kereta, menghentikannya dengan pengakuan cinta yang tulus. Retakan dalam hubungan mereka tidak lagi menjadi jurang pemisah; ia berubah menjadi garis-garis penguat. Seperti teknik kintsugi—seni memperbaiki keramik retak dengan emas—cinta mereka menjadi lebih berharga setelah melalui proses perbaikan yang panjang.

Mulai Membaca
NOVEL SANG LEGENDA KONTRIBUTOR DESA
Buka Detail ↗

NOVEL SANG LEGENDA KONTRIBUTOR DESA

Sejarah & Budaya

āœļø Slamet Riyadi

šŸ‘ļø 12

SINOPSIS SINGKAT Dari Admin Biasa Menjadi Penjaga Informasi di Sepuluh Desa Arman, seorang perangkat desa biasa di Desa Sido Mukti, hanya bisa mengetik dengan dua jari dan tidak mengerti apa-apa tentang dunia digital. Namun ketika Kepala Desa memintanya mengelola website desa yang kosong, ia memulai perjalanan yang mengubah hidupnya. Dengan laptop tua, koneksi internet pas-pasan, dan secangkir kopi, Arman belajar menulis artikel demi artikel—tentang gotong royong, pembangunan desa, hingga regulasi Dana Desa. Tulisannya yang sederhana namun informatif mulai dikenal. Desa-desa lain pun meminta bantuannya. Dalam waktu singkat, Arman menjadi kontributor untuk sepuluh desa sekaligus, menulis puluhan artikel setiap minggu dari meja kayu sederhana di rumahnya. Namun perjalanan tidak selalu mulus. Artikelnya tentang transparansi anggaran memicu konflik dengan beberapa kepala desa. Ia menghadapi tuduhan, penarikan kepercayaan, dan tekanan berat. Namun dengan dukungan istri tercinta Sari, sahabat setia Pak Darso, dan keyakinan akan pentingnya informasi desa, Arman bertahan. Kesuksesan Arman bukan hanya tentang tulisannya, tetapi tentang bagaimana ia melahirkan generasi baru admin desa. Melalui pelatihan dan bimbingan, ia mengubah para pemuda desa yang awalnya takut menulis menjadi penulis handal yang kini mengelola website desa mereka sendiri. Novel inspiratif ini mengisahkan perjuangan seorang pria sederhana yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan. Dengan ketekunan, konsistensi, dan semangat berbagi, Arman menjadi legenda—bukan karena pengakuan, tetapi karena ia berhasil menyalakan api literasi yang terus menyala dari generasi ke generasi. "Ketika desa bisa bercerita sendiri, dunia akan mendengarkan."

Mulai Membaca
ROMAN EPIK TAKDIR CINTA DI BAWAH BAYANG-BAYANG KEKUASAAN DESA
Buka Detail ↗

ROMAN EPIK TAKDIR CINTA DI BAWAH BAYANG-BAYANG KEKUASAAN DESA

Fiksi & Sastra

āœļø Slamet Riyadi

šŸ‘ļø 14

Sinopsis Singkat Novel ini mengisahkan perjalanan hidup Raditya (Radit), seorang anak desa dari lereng Gunung Merbabu yang lahir di tengah hujan deras dan ramalan misterius dari tetua adat. Tumbuh dalam kemiskinan namun kaya akan kasih sayang ibu dan ajaran harga diri dari ayahnya, Radit kecil belajar bahwa kejujuran adalah perisai, keberanian adalah pedang, dan cinta adalah mahkota. Perjalanan hidup Radit penuh liku: cinta pertama yang tumbuh diam-diam dengan Alya, gadis kota yang pindah ke desanya, namun kandas oleh perbedaan status sosial dan tekanan keluarga. Persahabatan yang dibangun sejak kecil bersama Bimo, Ucup, Jono, dan Sari—serta cinta diam-diam Sari yang setia menemani—juga diuji oleh waktu dan kepentingan. Saat remaja, Radit mulai mengenal dunia kekuasaan melalui administrasi desa, di mana ia menemukan manipulasi data bantuan yang melibatkan pejabat desa bernama Pak Darto. Keberaniannya mengungkap kebenaran justru berujung pada fitnah yang menghancurkan nama baiknya. Ia dihakimi di depan umum, ditinggalkan sahabatnya, dan kehilangan hampir segalanya. Namun dari titik terendah itulah Radit bangkit. Didukung oleh sosok tak terduga dan bukti-bukti yang dikumpulkannya, ia berhasil membersihkan namanya, menggulingkan korupsi di desa, dan akhirnya terpilih sebagai Kepala Desa Suralaya. Sebagai pemimpin, ia menghadapi berbagai ujian: intrik politik, dilema antara hati dan jabatan, pengorbanan untuk rakyat, hingga kehilangan terbesar—sang ibu tercinta. Novel ini bukan sekadar kisah seorang pemimpin desa, melainkan refleksi mendalam tentang arti hidup, cinta, persahabatan, pengkhianatan, memaafkan, dan meninggalkan warisan. Radit mengajarkan bahwa kebenaran, meskipun terlambat, akan selalu menemukan jalannya, dan bahwa makna hidup tidak terletak pada apa yang kita capai, tetapi pada siapa kita telah menjadi dan bagaimana kita mencintai. Di akhir perjalanan, Radit pergi dengan tenang, meninggalkan pesan bagi generasi muda, sahabat-sahabatnya, dan seluruh desa: "Kejujuran adalah perisai, keberanian adalah pedang, cinta adalah mahkota." Namanya abadi dalam kenangan, seperti angin yang tak pernah berhenti berhembus dari lereng Merbabu.

Mulai Membaca
ROMAN EPIK TAKBIR CINTA DUA DUNIA
Buka Detail ↗

ROMAN EPIK TAKBIR CINTA DUA DUNIA

Fiksi & SastraAgama & Spiritualitas

āœļø Slamet Riyadi

šŸ‘ļø 10

SINOPSIS SINGKAT "Tabir Cinta Dua Dunia" adalah roman epik yang mengisahkan perjalanan cinta Aria dan Laras—dua jiwa yang terlahir di malam yang sama di bawah petir misterius, dipersatukan oleh takdir untuk menjadi penjaga keseimbangan antara dunia manusia dan dunia akar. Alur Cerita Kisah bermula di Desa Randu Gembyang pada malam ketika langit robek dan petir tiga kali menyambar pohon randu tua. Di momen yang sama, Aria dan Laras lahir—dua bayi dengan keanehan yang melekat sejak napas pertama. Aria memiliki tanda berbentuk akar di bahunya, sementara Laras lahir dengan tatapan mata yang sudah mengenali dunia. Sejak kecil, mereka berbeda. Aria bisa melihat akar-akar pohon randu menjalar ke seluruh desa. Laras bisa mendengar suara dari dalam tanah dan merasakan perasaan orang lain. Keduanya dipanggil ke pohon randu oleh Mbah Sujud, penjaga tua yang mewarisi amanat dari Mbah Urip. Mereka belajar menjadi "penjaga"—orang yang menjaga keseimbangan antara dunia manusia dan dunia akar. Di bawah bimbingan Mbah Sujud, Aria dan Laras tumbuh bersama. Cinta mereka tumbuh dari persahabatan masa kecil menjadi ikatan yang tak terpisahkan—meskipun desa mengguncang mereka dengan gunjingan karena mereka hidup bersama tanpa ikatan pernikahan resmi. Mereka menghadapi pengucilan, hinaan, dan tekanan dari warga yang menganggap mereka pembawa kutuk. Mereka memiliki seorang putra, Mahesa Keling, yang sejak dalam kandungan sudah dipanggil untuk menjadi "jantung dunia akar"—penjaga abadi yang harus mengorbankan dirinya untuk menjaga keseimbangan. Mahesa rela masuk ke dalam pohon randu, menjadi roh penjaga yang menjaga denyut akar selama dua puluh tahun. Sepeninggal Mahesa, Aria dan Laras terus menjaga desa dan pohon randu hingga usia senja. Mereka melatih Wilujeng—seorang pemuda desa yang merasakan panggilan yang sama—untuk menjadi penerus mereka. Wilujeng belajar mendengar suara akar, merasakan getaran dunia gaib, dan memahami arti pengorbanan sejati. Satu per satu, para penjaga tua berpulang. Mbah Sujud, Mbah Kromo, Aria, dan akhirnya Laras—mereka semua kembali ke pohon randu, bergabung dengan Mahesa dan Nyai Kembang Randu dalam keabadian. Wilujeng kini berdiri sendiri sebagai penjaga desa, mewarisi amanat cinta dan keseimbangan yang telah dijaga selama bergenerasi.

Mulai Membaca
ROMAN EPIK SENJA TERAKHIR UNTUK SINOK
Buka Detail ↗

ROMAN EPIK SENJA TERAKHIR UNTUK SINOK

Fiksi & Sastra

āœļø Slamet Riyadi

šŸ‘ļø 10

SINOPSIS SINGKAT "Senja Terakhir untuk Sinok" adalah roman epik yang mengisahkan perjalanan cinta Raga dan Sinok—dua jiwa yang dipertemukan oleh takdir di tengah pergolakan sejarah, lalu dipisahkan oleh kekejaman, dan akhirnya dipertemukan kembali setelah dua puluh enam tahun perjuangan yang tak kenal lelah. Alur Cerita Kisah bermula pada tahun 1998, ketika Indonesia dilanda gelombang demonstrasi mahasiswa. Raga, seorang mahasiswa yang melarikan diri dari aparat setelah ibunya tertembak dalam kerusuhan, nyaris tewas di sebuah gang sempit di Marunda. Ia ditemukan dan ditolong oleh Sinok—seorang perempuan miskin buta huruf yang hidup dari menjual ikan asin bersama ibunya yang buta. Di gubuk reyot itu, tumbuhlah cinta sederhana yang tak terduga. Raga, yang berasal dari keluarga kolonel, belajar dari Sinok tentang arti ketulusan dan pengorbanan. Ia mengajari Sinok membaca, sementara Sinok mengajari Raga tentang kekuatan bertahan hidup. Namun kebahagiaan mereka sirna ketika Juragan Bahar, preman yang mengklaim tanah tempat gubuk mereka berdiri, menculik Sinok dan menjualnya ke rumah bordil di Batam. Raga berjuang menyelamatkannya, tetapi gagal. Sinok hilang selama sepuluh tahun dalam cengkeraman perdagangan manusia, disiksa, dilecehkan, dan hampir kehilangan harapan. Raga tidak pernah berhenti mencari. Ia menjadi nelayan, mengarungi pulau-pulau, menulis nama Sinok di ratusan batu karang. Namun setelah sepuluh tahun, ia kehilangan jejak. Ia membangun Rumah Baca di atas gudang ikan, mengajar anak-anak nelayan membaca—sebagai bentuk rindunya pada Sinok. Di Batam, Sinok selamat dari rumah bordil berkat pertolongan Dokter Clarissa. Selama empat tahun, ia belajar membaca dan menulis, pulih secara perlahan, dan terus menulis surat-surat rindu yang tak pernah terkirim untuk Raga. Dua puluh enam tahun setelah perpisahan, Clarissa mempertemukan mereka kembali di Jakarta. Namun kebahagiaan mereka singkat: Sinok divonis tumor otak stadium lanjut. Mereka menghabiskan sisa waktu bersama—kembali ke Marunda, mengunjungi tempat-tempat kenangan, dan Raga membacakan puisi-puisi yang selama ini ia tulis untuk Sinok. Sinok meninggal pada 17 Juli 2012, di pelukan Raga. Setelah kepergiannya, Raga kehilangan suara karena trauma psikologis yang mendalam. Ia mengabdi di Rumah Senja Sinok—rumah singgah yang didirikan Clarissa di atas tanah bekas Bahar untuk menampung perempuan korban kekerasan. Di sana, ia mengajar membaca dan menulis, melanjutkan warisan cintanya. Tiga tahun kemudian, pada 17 April 2015, Raga ditemukan meninggal di makam Sinok—dalam posisi memeluk batu nisannya. Ia dimakamkan di samping Sinok, bersatu selamanya. Inti Cerita Roman ini bukan sekadar kisah cinta, melainkan tentang keteguhan dalam menghadapi penderitaan, pengorbanan tanpa pamrih, dan kekuatan cinta yang melampaui waktu, kematian, dan keputusasaan. Tentang bagaimana dua jiwa yang hancur saling menyembuhkan, bagaimana harapan bertahan di tempat paling gelap sekalipun, dan bagaimana cinta sejati tidak pernah benar-benar mati.

Mulai Membaca
← SebelumnyaHalaman 13 dari 31Berikutnya →