
✍️ Slamet Riyadi
Telah dibaca 3 kali
Sinopsis Singkat Raka, remaja 16 tahun dari Jakarta, terpaksa pindah ke Desa Tanah Lenyap yang asing dan misterius setelah ibunya memutuskan pulang kampung. Dari kejauhan, ia melihat sebuah rumah tua di atas bukit—gelap, sunyi, dan menurut warga, sangat angker. Setiap malam, cahaya misterius muncul di jendelanya, dan tak seorang pun berani mendekat. Rasa penasaran Raka membawanya bertemu dengan Joko, seorang anak desa yang juga penasaran dengan rahasia rumah tua itu. Bersama Pras, anak pintar yang ayahnya adalah Pak Lurah, mereka memulai penyelidikan yang berbahaya. Mereka menemukan buku harian kuno milik Pak Surya, seorang guru yang hilang misterius 35 tahun lalu bersama istrinya. Petualangan mereka mengarah ke lorong bawah tanah di bawah rumah tua, di mana mereka menemukan kerangka Pak Surya dan istrinya—serta peti besi berisi dokumen-dokumen yang mengungkap konspirasi besar: penjualan tanah ilegal, korupsi, dan pembunuhan yang melibatkan Pak Lurah dan orang-orang berpengaruh di desa. Di tengah penyelidikan, Raka melihat sosok misterius—seorang pria dengan mata merah menyala yang menghuni rumah tua itu. Ternyata itu adalah Aria, anak Pak Surya yang selamat dan bersembunyi di lorong bawah tanah selama 35 tahun, menunggu orang tuanya kembali. Aria yang trauma dan kesepian akhirnya ditemukan dan dibawa keluar. Konflik memuncak ketika Pak Lurah dan kaki tangannya berusaha menghentikan mereka. Dengan bantuan Pak RW (pensiunan polisi) dan Pak Mulyono (guru tua yang jujur), mereka menyelamatkan bukti-bukti dan melaporkan kejahatan ke polisi. Pak Lurah dan komplotannya ditangkap. Kebenaran akhirnya terungkap. Namun misteri belum berakhir. Mereka menemukan peta kuno dan cincin pusaka yang mengarah ke candi bawah tanah di balik rumah tua. Di sana, mereka menemukan artefak bersejarah dari kerajaan pra-Hindu yang tidak tercatat dalam sejarah—penemuan yang mengubah desa kecil itu menjadi situs cagar budaya nasional. Kisah berakhir dengan rumah tua yang kini menjadi museum desa, Aria yang menjadi pemandu wisata dan mulai menulis buku, serta persahabatan Raka, Joko, dan Pras yang semakin erat. Cahaya misterius di rumah tua itu padam untuk selamanya—seperti perpisahan terakhir dari arwah Pak Surya dan istrinya yang kini telah tenang.
*Versi PDF/Digital dari buku ini akan terbuka otomatis di tab baru (Online), atau tersimpan di browser jika diunduh (Offline).
Bagikan Buku Ini ke Warga Lain:
*Untuk Instagram, gunakan tombol "Salin Tautan" lalu tempel (paste) ke Story atau Bio Anda.