
✍️ Slamet Riyadi
Telah dibaca 4 kali
Sinopsis Singkat Baginda Raja Harun Al-Rasyid, setelah menyaksikan berbagai keajaiban kecerdikan Abu Nawas, memutuskan untuk mengujinya dengan cara yang berbeda. Ia menjatuhkan hukuman yang tampak mustahil: Abu Nawas harus meninggalkan Baghdad dan tidak boleh kembali kecuali tanpa menyentuh tanah, serta tanpa menunggang hewan ternak apa pun. Para pejabat istana terkejut. Syekh Abdul Jabal dan para ahli supranatural bersorak puas, yakin bahwa Abu Nawas akhirnya kalah—tidak ada manusia yang bisa terbang atau berjalan di atas air. Amr bin Hisham dan para pengagum Abu Nawas putus asa. Namun Imam Marzuki mengingatkan: "Jangan pernah meremehkan orang yang tidak pernah takut." Abu Nawas menerima hukuman dengan tenang, tersenyum, dan pergi meninggalkan Baghdad. Berminggu-minggu berlalu. Tidak ada kabar. Para pejabat mulai percaya bahwa Abu Nawas telah pergi selamanya. Syekh Abdul Jabal semakin percaya diri, berkeliling istana dengan kemenangan. Namun suatu pagi yang cerah, keramaian terjadi di gerbang Baghdad. Abu Nawas kembali! Ia bergelantungan di bawah perut seekor keledai—kakinya menjuntai tidak menyentuh tanah, dan ia tidak menunggangi hewan tersebut. Ia hanya bergelantungan dengan kain yang diikatkan di perut keledai. Di hadapan Baginda Raja dan seluruh istana, Abu Nawas berkata: "Aku tidak menyentuh tanah. Aku tidak menunggang hewan. Aku hanya bergelantungan. Seperti buah di pohon. Seperti lampu di langit-langit. Seperti Abu Nawas." Syekh Abdul Jabal memprotes, tetapi Imam Marzuki dan Amr bin Hisham membela Abu Nawas. Aturan hanya melarang "menunggang" dan "menyentuh tanah"—Abu Nawas melakukan keduanya dengan interpretasi literal yang brilian. Baginda Raja Harun Al-Rasyid tertawa terbahak-bahak dan mengakui bahwa Abu Nawas telah memenuhi hukuman. Abu Nawas mengajarkan pelajaran berharga: batas tidak untuk menghentikan akal, tetapi untuk mengujinya. Peraturan yang kaku akan kalah oleh pikiran yang lentur.
*Versi PDF/Digital dari buku ini akan terbuka otomatis di tab baru (Online), atau tersimpan di browser jika diunduh (Offline).
Bagikan Buku Ini ke Warga Lain:
*Untuk Instagram, gunakan tombol "Salin Tautan" lalu tempel (paste) ke Story atau Bio Anda.