
✍️ SLAMET RIYADI
Telah dibaca 14 kali
SINOPSIS SINGKAT Di kota kecil Kuala Kapuas, tempat empat jalan bertemu di bawah bayang-bayang Tugu Batang Garing, Aditya dan Mutiara bertemu dan perlahan saling jatuh cinta. Bagi mereka, bundaran itu adalah simbol pilihan hidup—tempat mereka berbicara tentang mimpi, masa depan, dan ke mana kehidupan akan membawa mereka. Namun cinta mereka tidak sesederhana yang mereka kira. Di balik senyum Mutiara, ada tekanan keluarga yang menginginkannya bersama Rangga Mahendra, seorang laki-laki yang datang membawa masa depan yang tampak menjanjikan. Ketika Aditya pergi ke luar kota demi pekerjaan, jarak mulai merenggangkan komunikasi mereka. Pesan-pesan anonim, foto-foto yang dipotong dari konteksnya, dan dokumen-dokumen lama sengaja digunakan untuk menanamkan keraguan. Keduanya sama-sama terluka, sama-sama diam, dan perlahan kehilangan kepercayaan. Ketika Aditya akhirnya pulang, ia menemukan bahwa persoalannya jauh lebih besar: hubungan mereka ternyata pernah berada dalam kesepakatan dua keluarga sebelum mereka saling mengenal—sebuah janji lama tentang tanah yang melibatkan nama Mutiara dan Rangga. Di bawah bayang-bayang Tugu Batang Garing, Aditya dan Mutiara harus memutuskan apakah mereka akan membiarkan masa lalu menentukan masa depan mereka. Melalui perjalanan panjang yang penuh luka, keduanya belajar bahwa cinta bukan tentang memastikan seseorang tidak pernah pergi—melainkan tentang keberanian untuk berbicara, kejujuran untuk mengakui kesalahan, dan kemauan untuk menemukan jalan pulang. Karena yang sesungguhnya hilang selama bertahun-tahun bukanlah mereka, melainkan kepercayaan yang harus mereka temukan kembali.
*Versi PDF/Digital dari buku ini akan terbuka otomatis di tab baru (Online), atau tersimpan di browser jika diunduh (Offline).
Bagikan Buku Ini ke Warga Lain:
*Untuk Instagram, gunakan tombol "Salin Tautan" lalu tempel (paste) ke Story atau Bio Anda.