
āļø Slamet Riyadi
Telah dibaca 4 kali
SINOPSIS SINGKAT "Tabir Cinta Dua Dunia" adalah roman epik yang mengisahkan perjalanan cinta Aria dan Larasādua jiwa yang terlahir di malam yang sama di bawah petir misterius, dipersatukan oleh takdir untuk menjadi penjaga keseimbangan antara dunia manusia dan dunia akar. Alur Cerita Kisah bermula di Desa Randu Gembyang pada malam ketika langit robek dan petir tiga kali menyambar pohon randu tua. Di momen yang sama, Aria dan Laras lahirādua bayi dengan keanehan yang melekat sejak napas pertama. Aria memiliki tanda berbentuk akar di bahunya, sementara Laras lahir dengan tatapan mata yang sudah mengenali dunia. Sejak kecil, mereka berbeda. Aria bisa melihat akar-akar pohon randu menjalar ke seluruh desa. Laras bisa mendengar suara dari dalam tanah dan merasakan perasaan orang lain. Keduanya dipanggil ke pohon randu oleh Mbah Sujud, penjaga tua yang mewarisi amanat dari Mbah Urip. Mereka belajar menjadi "penjaga"āorang yang menjaga keseimbangan antara dunia manusia dan dunia akar. Di bawah bimbingan Mbah Sujud, Aria dan Laras tumbuh bersama. Cinta mereka tumbuh dari persahabatan masa kecil menjadi ikatan yang tak terpisahkanāmeskipun desa mengguncang mereka dengan gunjingan karena mereka hidup bersama tanpa ikatan pernikahan resmi. Mereka menghadapi pengucilan, hinaan, dan tekanan dari warga yang menganggap mereka pembawa kutuk. Mereka memiliki seorang putra, Mahesa Keling, yang sejak dalam kandungan sudah dipanggil untuk menjadi "jantung dunia akar"āpenjaga abadi yang harus mengorbankan dirinya untuk menjaga keseimbangan. Mahesa rela masuk ke dalam pohon randu, menjadi roh penjaga yang menjaga denyut akar selama dua puluh tahun. Sepeninggal Mahesa, Aria dan Laras terus menjaga desa dan pohon randu hingga usia senja. Mereka melatih Wilujengāseorang pemuda desa yang merasakan panggilan yang samaāuntuk menjadi penerus mereka. Wilujeng belajar mendengar suara akar, merasakan getaran dunia gaib, dan memahami arti pengorbanan sejati. Satu per satu, para penjaga tua berpulang. Mbah Sujud, Mbah Kromo, Aria, dan akhirnya Larasāmereka semua kembali ke pohon randu, bergabung dengan Mahesa dan Nyai Kembang Randu dalam keabadian. Wilujeng kini berdiri sendiri sebagai penjaga desa, mewarisi amanat cinta dan keseimbangan yang telah dijaga selama bergenerasi.
*Versi PDF/Digital dari buku ini akan terbuka otomatis di tab baru (Online), atau tersimpan di browser jika diunduh (Offline).
Bagikan Buku Ini ke Warga Lain:
*Untuk Instagram, gunakan tombol "Salin Tautan" lalu tempel (paste) ke Story atau Bio Anda.